Home »

Maros

Senin, IWITA Bakal Gelar Seminar Sosialisasi Fintech Agen, Ini Tujuannya

Pegadaian telah mengembangkan layanan keuangan tanpa kantor untuk keuangan inklusif atau laku pandai.

Senin, IWITA Bakal Gelar Seminar Sosialisasi Fintech Agen, Ini Tujuannya
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Ketua IWITA dari Maros, Bagus Dibyo Sumantri saat berada di warkop 89 jalan Pettarani, Turikale. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

 TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Indonesia Women IT Awareness (IWITA) bersama PT Pegadaian menjadwalkan akan menggelar Seminar Sosialisasi Fintech Agen bertema bisnis jaman now di Makassar, Senin (26/3/2016) mendatang.

Ketua IWITA dari Maros, Bagus Dibyo Sumantri mengatakan, Sabtu (24/3/2018) seminar tersebut digelar untuk mengajak peserta atau warga menjadi agen Pegadaian dan mandiri finansial sejak dini.

"Ajakan itu digelar oleh Pengadaian bersama IWITA, dalam rangka peringatan HUT ke-117 Pengadaian. Pengadaian terus berinovasi seiring perkembangan zaman," kata Bagus.

Menurutnya, Pengadaian sebagai lembaga terpercaya dan amanah, memiliki tujuan mempercepat layanan dan memperluas jaringan gadai.

Dengan menggunakan sarana teknologi informasi, Pegadaian telah mengembangkan layanan keuangan tanpa kantor untuk keuangan inklusif atau laku pandai.

"Dalam pengembangan sarana teknologi informasi, Pegadaian meluncurkan Aplikasi agen. Aplikasi ini dapat mempermudah warga yang ingin melakukan transaksi keuangan. Warga tidak perlu repot dan mengantri di kantor Pegadaian," katanya.

Transaksi keuangan yang bisa dilakukan di Agen Pegadaian diantaranya, transaksi gadai, tabungan emas, kredit kendaraan bermotor, pembayaran PLN, pembayaran cicilan kendaraan, isi ulang pulsa, dan lainya.

Selain untuk individu, layanan tersebut dapat menjadi solusi untuk mendukung kelangsungan bisnis para pelaku internet, industri rumahan dan UMKM.

"Ketika dalam kebutuhan dana cepat, misalnya untuk tambahan modal, aplikasi sahabat Pegadaian dan agen hadir untuk menjadi alternatif dalam mendapatkan pendanaan yang tepat dan cepat, tanpa persyaratan rumit," ujarnya.

Bagus mengatakan, IWITA sebagai organisasi perempuan tanggap teknologi, mendukung Pengadaian, dalam kemitraan dengan para pelaku internet, pelaku industri rumahan dan UMKM untuk tumbuh bersama.

"IWITA merupakan organisasi perempuan yang tanggap teknologi. Memiliki visi mencerdaskan warga, terutama perempuan melalui TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi)," katanya.

Bagus berharap, kerjasama tersebut dapat menjadi sarana literasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi.  (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help