Pilwakot Palopo 2018

Ketua Panwaslu Palopo Dipanggil Bawaslu Sulsel Untuk Klarifikasi Hal Ini

Dalam surat panggilan itu, Syafruddin Djalal harus hadir paling lambat pada Jumat 23 Maret 2018.

Ketua Panwaslu Palopo Dipanggil Bawaslu Sulsel Untuk Klarifikasi Hal Ini
hamdan/tribunpalopo.com
Ketua Panita Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo Syafruddin Djalal. 

Laporan Wartawan TribunPalopo.com, Hamdan Soeharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Ketua Panita Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palopo Syafruddin Djalal, dipanggil Bawaslu Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pemanggilan itu dilakukan melalui sepucuk surat yang bersifat sangat segera, tertuju pada 20 Maret 2018.

Dalam surat panggilan itu, Syafruddin Djalal harus hadir paling lambat pada Jumat 23 Maret 2018.

Ia harus memberikan keterangan untuk mengklarifikasi sejumlah laporan yang masuk terhadap kinerja Panwas Palopo.

Ada beberapa laporan yang harus dijelaskan Panwas Palopo terkait dugaan ijazah palsu yang digunakan satu kandidat calon wali kota dan dugaan pelanggaran mutasi.

Baca: Fotonya Beredar Tanpa Busana, Oknum PNS Palopo Ini Lapor Polisi

Saat dikonfrimasi, Sabtu (24/3/2018), Syafruddin Djalal membenarkan bahwa ia mendapat surat panggilan.

Dikatakanya, Panwaslu Palopo harus memberikan keterangan mengenai penangan laporan.

"Iya. Ini terkait penanganan laporan," katanya.

Syafruddin Djalal mengatakan, pihaknya tidak bisa menghadiri panggilan tersebut. Kerena saat ini tengah menjalani kegiatan yang sangat penting di Jakarta, yakni Bimtek.

"Tidak sempat hadir karena bersamaan saya pelatihan. Jadi saya kirim surat tertulis berkaitan klarifikasi yg diminta itu," imbuhnya.

Sebelumnya juga, ratusan warga Palopo demo di Kantor Panwaslu, masyarakat meminta agar Panwas bersikap netral.(*)

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help