TribunTimur/

Telur Palsu Resahkan Warga, Ini Pesan Kapolres Majene

Hal itu dilakukan merespon keresahan konsumen dan pedagang di pasar tersebut, tentang maraknya informasi peredaran telur palsu

Telur Palsu Resahkan Warga, Ini Pesan Kapolres Majene
nurhadi/tribunsulbar.com
Kapolres Majene AKBP Asri Effendy bersama Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Majene, Ir. Muh Syarief, menyambangi Pasar Sentral Majene, di Pakkola, Kecamatan Banggae Timur, Rabu (21/3/2018). 

Laporan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAJENE - Kapolres Majene AKBP Asri Effendy bersama Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Majene, Ir. Muh Syarief, menyambangi Pasar Sentral Majene, di Pakkola, Kecamatan Banggae Timur, Rabu (21/3/2018).

Hal itu dilakukan merespon keresahan konsumen dan pedagang di pasar tersebut, tentang maraknya informasi peredaran telur palsu di pasar-pasar tradisional.

"Kita langsung berinteraksi dengan pedagang telur yang beroperasi di Pasar Sentral Majene. Selama ini mereka jual adalah telur asli yang diambil langsung dari peternakan, dan kwalitasnya sangat baik," kata Muh Syarief dalam rilis yang diterima TribunSulbar.com.

"Mereka belum pernah menemukan adanya telur palsu seperti informasi yang beredar dikalangan masyarakat yang dilkaukan oleh oknum tidak bertanggung jawab," ujarnya

Ia menambahkan, berdasarkan hasil laboratorium yang telah di lakukan dengan mengambil beberapa sampel telur yang beredar di wilayah Majene, dipastikan tidak ada telur yang palsu.

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy, menjelaskan adanya isu beredarnya telur palsu di Majene itu tidak benar dan mengenai isu yang beredar di media soal itu hanyalah informasi hoaks.

"Hanya saja kualitas telur memang ada yang bagus dan ada yang sudah menurun kualitasnya. Kami tekankan bahwa isu peredaran telur palsu di Majene tidak benar, itu cuma hoaks saja dan meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan dapat makan makanan bergizi, begitu juga pedagang tetap tenang," ujarnya AKBP Asri.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help