TribunTimur/

Mahasiswa Demo di Kantor Bupati Majene, Ini Tuntutannya

Unjuk rasa itu mempertanyakan dana yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan yang tidak sesuai dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang tercatat.

Mahasiswa Demo di Kantor Bupati Majene, Ini Tuntutannya
nurhadi/tribunsulbar.com
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Satu Sendana (HMSS) berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Majene, Rabu (21/3/2018) 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com,Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAJENE - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Satu Sendana (HMSS) berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Majene, Rabu (21/3/2018).

Pengujuk rasa hadir menggunakan mobil pick up kemudian membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan.

 Aksi mereka dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Majene.

Unjuk rasa itu mempertanyakan dana yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan yang tidak sesuai dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang tercatat.

Baca: Subhanallah! Penumpang Mini Bus Asal Jeneponto Meninggal saat Salat Magrib di Majene

"Kami menolak perubahan tentang pemberian beban KIS pada desa dan meminta dikembalikan ke mekanisme awal," kata Koordinator Lapangan Irwan dalam rilis yang diterima TribunSulbar.com, Rabu (21/3/2018).

Para pengunjuk rasa juga membagikan selebaran yang berisikan pernyataan sikap, mengecam oknum yang mengambil alih tugas pemerintah Kelurahan Mosso dalam pembagian BPJS -KIS bantuan pemerintah.

"Kami mendesak Pemda Majene supaya KIS bantuan pemerintah, segera dicetak bagi masyarakat yang datanya sudah masuk di bagian kesra," ujarnya.

Mereka juga menolak Perbup Majene tentang pemberian beban terhadap desa dalam pembagian KIS.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help