Citizen Reporter

IBS Darul Istiqamah Maccopa Gelar Pelatihan Keterampilan dan Wirausaha, Ini Tujuannya

Untuk Pembina dan Siswa Madrasah Aliyah sebanyak 20 orang yang dilatih oleh Drs Lailatul Urdiyah, asal Lamongan Jawa Timur

IBS Darul Istiqamah Maccopa Gelar Pelatihan Keterampilan dan Wirausaha, Ini Tujuannya
CITIZEN REPORTER
Istiqamah Boarding School (IBS) Darul Istiqamah Maccopa Maros telah mengadakan Pelatihan Keterampilan dan Wirausaha di gedung Aula IBS Darul Istiqamah, Jumat, (16-19 Maret 2018) 

Citizen Reporter, Ibnu Pawaly Staff Kantor Darul Istiqamah Melaporkan dari Maros

MAROS - Terampil dan berjiwa wirausaha menjadi harapan banyak orang tua dan pendidik di setiap Sekolah. Istiqamah Boarding School (IBS) Darul Istiqamah Maccopa Maros telah mengadakan Pelatihan Keterampilan dan Wirausaha di gedung Aula IBS Darul Istiqamah, Jumat, (16-19 Maret 2018)

Pelatihan Keterampilan dan Wirausaha khusus untuk Pembina dan Siswa Madrasah Aliyah sebanyak 20 orang yang dilatih oleh Drs Lailatul Urdiyah, asal Lamongan Jawa Timur yang melebarkan sayapnya ke Indonesia Timur.

Pelatihan tersebut dihadiri pula oleh Direktur IBS, H Abd Rauf Pawaly, Kepala Sekolah MA, A Taufiqurrahman SIP, kepala MTs, Fatwa Rahman SPdI serta beberapa warga Pesantren Darul Istiqamah Maccopa Maros.

Pada sambutan Direktur IBS berharap pelatihan itu berjalan dengan baik dan mengharap keseriusan para peserta dalam mengikuti pelatihan "saya berharap para peserta serius dan bersungguh-sunggu mengikuti pelatihan serta tidak ada yg bolos sampai akhir" ucap Dosen Agama UMI ini.

Para peserta dilatih membuat beberapa jenis sabun, sabun khusus muka, sabun cuci baju/ piring, super pel, berbagai minuman sirup, teh tarik, nescafee, berbagai makanan ringan, kerupuk ikan, kripik singkong, dang cabe, teri cabe, krispi pare dan krispi jamur.

Ketua panitia Marzuki, berharap hasil dari pelatihan ini dapat berlanjut dengan karya para peserta "kita berharap pelatihan ini menjadikan para santri terampil dan berjiwa wirausaha untuk mewujudkan karakter sukses yang sejahtera" imbuh pembina bagian kesantrian ini.

Para peserta sangat antusias dan merasakan manfaat ilmu yang didapat dalam pelatihan karena mereka sudah mampu membuat dan mempraktekan semua yang diajarkan.

Fadhil Faturrahman salah satu peserta yang antusia sangat bersyukur mengikuti pelatihan ini "kami bersyukur kepada Allah bisa mengikuti pelatihan ini yang tentunya sangat bermanfaat untuk santri, masyarakat dan masa depan kami. Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pemateri bunda Laila" ucap Siswa Kelas XI MA ini.

Dalam pelatihan Pemateri menggunakan dan mengutamakan bahan-bahan alami yang banyak disekitar kita seperti Jeruk, lidah buaya, teh rosella, pepaya, pare, ikan, udang, pewarna kayu sepang dan berusaha menjauhi pengawet, pewarna tekstil, pemanis buatan.

"pelatihan kita ini bukan hanya keterampilan dan bisnis tapi harus menyehatkan masyarakat" ucap bunda Laila.

Pada akhir pelatihan direktur IBS mengharap semua peserta harus berkarya dan menjadi wirausaha sukses "saya akan membuat dua bagian untuk para peserta yaitu kelompok yang akan membuat makanan, minuman dan non makanan yang terpisah tempat workshopnya" ucapnya, yang juga berharap pelatihan ini dilakukan di sekolah dan pesantren yang lainnya.  (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved