Pilkada Jeneponto 2018

Kampanye di BTN Anwar Jaya Jeneponto, Ini Pesan Mulyadi Mustamu

Dalam orasinya, Karaeng Gassing (sapaan Muh Kasmin) menegaskan kehadirannya sebagai seorang pengabdi.

Kampanye di BTN Anwar Jaya Jeneponto, Ini Pesan Mulyadi Mustamu
muslimin/tribunjeneponto.com
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto melansungkan kampanye dialogis di BTN Anwar Jaya, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sabtu (17/03/2018) siang. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto melansungkan kampanye dialogis di BTN Anwar Jaya, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sabtu (17/03/2018) siang.

Kedatanga Mulyadi Mustamu yang mengenakan baju kemeja biru dan calon wakilnya Muh Kasmin Makkamula disambut tabuhan gendang tradisional khas Sulsel.

Dalam kunjungannya, Mulyadi Mustamu melakukan peresmian Komunitas Berkuda (Bersatu Kuat dan Damai) dan meresmikan posko tim pemenangan Mukmin-Bisa.

Orasi pertama dibawakan Muh Kasmin Makkamula.

Dalam orasinya, Karaeng Gassing (sapaan Muh Kasmin) menegaskan kehadirannya sebagai seorang pengabdi.

Baca: Setelah 10 Tahun, Jalan di Desa Batujala Jeneponto Akhirnya Diaspal Tahun Ini

"Saya bersama Karaeng Tinggi (sapaan Mulyadi) ini hadir bukan sebagai penguasa atau pemimpin, melainkan kita hadir sebagai pengabdi dan pelayan masyarakat," kata Muh Kasmin.

Mulyadi Mustamu dalam orasinya meminta simpatisan untuk tidak mudah terpancing dengan isu-isu provokatif.

"Janganki semua mudah terpancing, kalau ada warga yang angkat jari nomor dua tiga atau empat, biarkan saja, itu hak mereka, kita balas saja dengan senyuman dan jangan ada mau main hakim sendiri karena ada hukum," ujar Mulyadi.

Menurut Mulyadi, potensi kericuhan akibat isu provokatif sangat mungkin terjadi dalam masa kampanye saat sekarang ini.

Kontestasi Pilkada Jeneponto diikuti sedikitnya empat pasangan calon.

Mereka yaitu, Mulyadi Mustamu-Muh Kasmin Makkamula, Muhammad Syarif-Andi Thahal Fasni, Iksan Iskandar-Paris Yasir dan Baharuddin Baso Jaya-Isnaad Ibrahim.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help