Penuh Kata-kata Jorok, Inilah Isi Pesan WhatsApp ke Syahrul yang Berakhir Duel, Malik Tewas

Darah Syahrul Syah (15) mendidih membaca pesan WhatsApp (WA) yang dikirim Malik Jusriadi (17), Minggu (11/3/2018) malam.

Penuh Kata-kata Jorok, Inilah Isi Pesan WhatsApp ke Syahrul yang Berakhir Duel, Malik Tewas
Ilustrasi 

Sementara Syahrul mengamankan diri di rumah neneknya di Dusun Pepuro, Desa Cendana Hijau yang kemudian diamankan tim dari Polsek Wotu.

Kepala SMAN Wotu, Adam, prihatin. "Sekolah tidak bisa intervensi lagi, pastinya pelaku sudah keluar dari sekolah karena dipenjara akibat perbuatannya," tegas Adam.

Rekan korban mengatakan, Syahrul dan Malik berteman baik.

Keduanya bahkan sering berboncengan ke sekolah.

Ia pun meminta siswanya dari kelas 1,2 dan 3 saling menghargai dan tidak saling membully satu sama lain.

"Kalau upacara itu yang sering saya sampaikan agar saling menghargai di utamakan," ujar Adam.

Soal prestasi akademik.

"Biasa biasa saja, di sekolah, anaknya juga baik, di kelas juga biasa saja, tidak ada ji keluhan teman temannya dalam bergaul," ujar Adam.

Ayah Malik, Nur Kamed, sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

"Saya minta kepolisian usut tuntas kasus yang membuat anak saya meninggal," kata suami Sutati bekerja sebagai pedagang barang campuran itu.

Halaman
1234
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help