Pegadaian Tawarkan Tabungan Emas di Gadai Cafe

Saat ini, tak hanya gadai, Pegadaian juga memiliki produk lain seperti pembiayaan hingga tabungan emas.

Pegadaian Tawarkan Tabungan Emas di Gadai Cafe
FADHLY
Pimpinan Wilayah Pegadaian Wilayah VI Benzani 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pandangan terkait Pegadaian saat ini sebagai tempat mendapatkan uang dari hasil menjaminkan barang miliknya sudah ketinggalan zaman.

Saat ini, tak hanya gadai, Pegadaian juga memiliki produk lain seperti pembiayaan hingga tabungan emas.

Di era milenial, Pimpinan Wilayah Pegadaian Wilayah VI Benzani saat berbicara pada BUMN Marketeers Club (BMC) di lantai 4 Kantor Wilayah Pegawaian Jl Pelita Raya Makassar, Rabu (14/3/2018) menuturkan, Pegadaian ingin fokus membidik generasi milenial supaya bisa jadi nasabahnya.

Baca: Pimpinan Pegadaian Bicara Tabungan Emas di BUMN Marketeers Club

Ben sapaanya menyambut baik program pusat untuk membuat Pegadaian bisa dibuat berkonsep kafe ala zaman now.

"Sekarang orang kan suka nongkrong di kafe, Pegadaian punya mimpi bisa tawarkan produk Pegadaian selain pembiayaan dan gadai di sana. Misalnya produk tabungan emas, jadi sambil ngopi bisa buka tabungan emas juga," katanya.

Pertemuan ke-15, Pimpinan Wilayah Pegadaian Wilayah VI Benzani menjadi pembicara dengan tema Transformasi PT Pegadaian Menghadapi Era Disruption di lantai 4 Kantor Wilayah Pegawaian Jl Pelita Raya Makassar, Rabu (14/3/2018).
Pertemuan ke-15, Pimpinan Wilayah Pegadaian Wilayah VI Benzani menjadi pembicara dengan tema Transformasi PT Pegadaian Menghadapi Era Disruption di lantai 4 Kantor Wilayah Pegawaian Jl Pelita Raya Makassar, Rabu (14/3/2018). (FADHLY)

Tabungan emas adalah yang paling prospektif untuk membidik generasi milenial. Dia mencontohkan, misalnya harga satu gram emas Rp 500 ribu, kemudian si generasi milenial membuka 1 gram, lalu beberapa hari lagi datang dan menabung Rp 250 ribu.

"Nah karena nabungnya sedikit-sedikit tidak terasa sudah punya 1,5 gram. Terus kalau mau langsung diambil ya bisa. Harganya juga naik," ujarnya.

Dia menyebutkan, menyasar generasi milenial akan terus dikampanyekan. Menurut dia, orang yang datang ke Pegadaian itu bukan orang yang sedang kena masalah.

"Sekarang tagline itu memang menciptakan kesan orang ke Pegadaian sedang bermasalah. Datang diam-diam terus ngomongnya pelan pelan. Padahal tidak seperti itu," ujar dia.

Menurut Benzani, Pegadaian adalah lembaga jasa keuangan non bank yang memiliki sejumlah produk dan menyediakan solusi.

"Bisa saja kan orang ke Pegadaian mau berkonsultasi untuk pengambilan kredit, rasanya memang Pegadaian penampilannya harus diubah agar kekinian," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved