Dua 'Kelompok' Ini Paling Sering Melanggar Lalulintas di Bantaeng

Menurut perwira tiga balok itu, pelanggaran yang dilakukan oleh mereka didominasi oleh tidak lengkapnya surat-surat kendaraan.

Dua 'Kelompok' Ini Paling Sering Melanggar Lalulintas di Bantaeng
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Kasat Lantas Polres Bantaeng, AKP Jaka Santosa 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Sejak operasi keselamatan digelar, Satlantas Polres Bantaeng mencatat pekerja swasta dan pelajar adalah pelanggar lalu lintas terbanyak.

"Sejauh ini yang paling banyak kami tegur karena melanggar lalu lintas adalah pegawai swasta dan pelajar," kata Kasat Lantas Polres Bantaeng, AKP Jaka Santosa kepada TribunBantaeng.com, Rabu (14/3/2018).

Baca: Ini Prakiraan Cuaca di Wilayah Bantaeng, Ada Hujan Lokal

Menurut perwira tiga balok itu, pelanggaran yang dilakukan oleh mereka didominasi oleh tidak lengkapnya surat-surat kendaraan.

Mereka tidak membawa SIM, STNK, tidak menggunakan helem bahkan ada yang sampai melawan arus.

"Pelanggaran mereka paling banyak karena tidak membawa surat-surat kendaraan, diantara pelanggar itu ada yang nekat untuk melaean arus padahal ini sangat membahayakan sekali," tambahnya.

Selama tujuh hari operasi simpatik, anggotanya telah menegur 249 pengendara dan satu yang telah dikenakan tilang.

Para pelanggar juga masih terhitung sebagai usia produktif, mereka berusia 15-25 tahun. Pelanggar juga didominasi oleh pengendara roda dua (motor).

"Pengendara rembang dua yang paling banyak melanggar, usia mereka 15-25 tahun.sangat produktif sekali," tuturnya.

Pola pelaksanaan oerasi keselamatan ini menurutnya hampir sama dengan operasi simpatik, 60 persen preventif 20 preentif dan 20 represif.

Tujuannya adalah untuk menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat dalam berkendara dengan menaati aturan lalu lintas, serta menekan angka kecelakaan lalu lintas. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help