Home »

Maros

Warga Bahagia Tompobulu Ditemukan Tewas di Dalam Hutan

Saat Risal bergegas untuk mengambil hasil sadapan pohon aren, dia melihat kakeknya dalam keadaan terbaring di bawah pohon

Warga Bahagia Tompobulu Ditemukan Tewas di Dalam Hutan
HANDOVER
Mayat seorang warga Dusun Bahagia, Desa Bonto Manurung, Tompobulu, Dg Nyanrang dievakuasi dari dalam hutan oleh warga dibantu polisi. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Warga Dusun Bahagia, Desa Bonto Manurung, Tompobulu, dihebohkan dengan adanya mayat pria yang ditemukan di dalam hutan. Mayat tersebut dalam kondisi terluka di bagian alis kanan, Selasa (13/3/2018) dini hari.

Kapolsek Tompobulu, Iptu Aswan Habi mengatakan, mayat yang ditemukan tergeletak di bawah pohon tersebut, diketahui bernama Dg Nyanrang (70). Saat hidup, korban berprofesi sebagai pembuat gula merah.

Baca: Siswa SMK yang Ditemukan Tewas Tergantung di Gowa Sudah Hilang Sejak Tiga Hari Lalu

"Korban diperkirakan tewas karena terjatuh dari atas pohon aren dengan ketinggian sekitar 20 meter. Di bagian alis korban, juga terdapat luka akibat terbentur," katanya.

Aswan menjelaskan, mayat Dg Nyanrang pertama kali ditemukan oleh cucunya, Risal (17). Risal juga berprofesi pembuat gula merah di Dusun Cindakko, Desa Bontosomba, Tompobulu.

Saat Risal bergegas untuk mengambil hasil sadapan pohon aren, dia melihat kakeknya dalam keadaan terbaring di bawah pohon. Risal lalu mendekati korban dan memeluknya.

Baca: Akhir Pekan Ini, PSM Launching Skuat 2018

"Risal kira kakeknya tertidur, makanya dia peluk. Tapi korban tidak bergerak. Risal mencoba mengangkat korban namun tidak mampu," katanya.

Risal kemudian berlari ke perkampungan dan memberitahukan warga lainnya, Dg Mone bahwa, Dg Nyanrang jatuh dari atas pohon dan tidak sadarkan diri.

Baca: Ngobi Bareng, Kabid Humas Polda Sulsel dan Polres Gowa Silaturahmi dengan Awak Media Gowa

Dg Mone kemudian memanggil sekitar 15 warga untuk mengevakuasi korban dari hutan. Namun setelah diperiksa nafasya, warga menyatakan, korban sudah tewas. Korban kemudian dievakuasi ke rumahnya.

"Korban diperkirakan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Apalagi resiko pekerjaan sangat tinggi. Saat memanjat, korban hanya menggunakan peralatan seadanya tanpa alat pengaman," katanya.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help