VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Anggota DPRD Pangkep Ini Jadi Korban Travel Umrah PT Shafamarwah Mulia Utama

Ketua Komisi III DPRD Pangkep itu menyebutkan, sedikitnya 67 Jama'ah umrah yang ia tangani di Pangkep.

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Puluhan warga asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi-Selatan (Sulsel) juga menjadi korban atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan travel umrah PT Shafamarwah Mulia Utama di Barru.

Anggota DPRD Pangkep, H Pattola Husain (40), yang memfasilitasi Jama'ah di daerahnya, mengaku dirinya juga menjadi korban atas kasus dugaan penggelapan uang Jama'ah tersebut.

"Saya juga korban. Dan saya hadir di sini untuk memperjuangkan masyarakat Pangkep yang menjadi korban travel Shafamarwah," kata H Pattola kepada tribunbarru.com, sesaat sebelum menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolres Barru, Selasa (13/3/2018).

Ketua Komisi III DPRD Pangkep itu menyebutkan, sedikitnya 67 Jama'ah umrah yang ia tangani di Pangkep.

Dari 67 Jama'ah tersebut, uang yang terkumpul dan diserahkan ke pihak travel PT Shafamarwah Mulia Utama di Barru senilai satu Miliar Rupiah.

"31 orang sudah diberangkatkan di 24 Februari 2018, 22 yang lain termasuk saya sendiri pindah travel dan cabut paspornya dengan konsekuensi uang tidak utuh kembali," ujarnya.

Kasus tersebut baru diketahui H Pattola, setelah pihak travel PT Shafamarwah Mulia Utama tidak memberangkatkan Jama'ah pada 10 Maret 2018.

"Pada 10 Maret 2018, 40 jama'ah dan 14 diantaranya orang Pangkep harusnya sudah diberangkatkan hari itu, tapi kenyataannya tiket tidak dibayar (pihak travel)," ungkap H Pattola.

Politisi dari fraksi Golkar itu juga mengaku, akan melaporkan semua tuntutannya ke Sat Reskrim Polres Barru.

Ingin mengetahui lebih dalam penjelasan H Pattola? Simak video berikut.(*)

Penulis: Akbar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved