Unismuh Makassar Dapat Dana Riset Rp 3,4 Miliar dari Kemenristek Dikti

Sedangkan tahun 2018 lebih meningkat lagi jumlah judul yang diterima yakni 916 judul dengan total dana Rp 35,7 miliar

Unismuh Makassar Dapat Dana Riset Rp 3,4 Miliar dari Kemenristek Dikti
HANDOVER
Ratusan Pimpinan PTS wilayah Kopertis IX Sulawesi menghadiri penandatanganan perjanjian, penelitian dan pengabdian di aula kantor Kopertis IX Jl Bung, Selasa (13/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR-Rektor Universitas Muhammadiyah  (Unismuh) Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim bersama ratusan pimpinan perguruan tinggi swasta lingkup Kopertis IX Sulawesi, baru saja menandatangani perjanjian pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat lingkup Kopertis IX Sulawesi, di Aula Kopertis, Selasa (13/3/2018).

Dari ratusan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lingkup Kopertis IX Sulawesi yang memperoleh dana penelitian dan pengabdin pada masyarakat tahun 2018, Unismuh memperoleh dana Ristek Dikti terbesar kedua setelah UMI Makassar, yakni Rp3.464.130.000.

Sementara UMI Rp 6.347.000.000, menyusul Umpar Rp2.889.500.000, UKI Paulus Rp1.400.000.000 dan Unibos Rp1.250.000.000.

Baca: Capai Rp 6 Miliar, UMI Penerima Dana Riset Terbesar di Wilayah Kopertis IX

Dalam penandatanganan perjanjian pendanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dihadiri Koordinator Kopertis IX Sulawesi, Prof Dr Jasruddin, Sekertaris Pelaksana Dr Hawignyo dan Kepala Bidang Kemahasiswaan dan Ketenagaan Ichsan Al Farabi. 

Sekretaris Pelaksana Kopertis, Dr Hawignyo sebelum penandatangan perjanjian pendanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, memberikan gambaran empat tahun perkembangan penelitian dan pengabdian masyarakat lingkup Kopertis IX Sulawesi yang menurut data, mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan, tidak hanya jumlah judul yang diterima tetapi juga besaran dana yang ditirima.

Dilaporkan, tahun 2015 untuk kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat jumlah judul yang diterima sebanyak 440 judul dengan dana Rp14,5 miliar.

Tahun 2016 meningkat menjadi 462 judul dengan dana Rp15,03 miliar, tahun 2017 jumlah judul yang diterima 647 judul dengan total anggaran Rp31,31 miliar. 

Sedangkan tahun 2018 lebih meningkat lagi jumlah judul yang diterima yakni 916 judul dengan total dana Rp 35,7 miliar atau naik sekitar Rp 4 Miliar.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help