Home »

Lutim

Tolak Mobil Dinas, Wabup Luwu Timur Pilih Naik Ini Sosialisasi Pertanian di Kalosi dan Tole

Pemilik lahan, Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Tole dan Kalosi dan PT BAPM siap saling mendukung.

Tolak Mobil Dinas, Wabup Luwu Timur Pilih Naik Ini Sosialisasi Pertanian di Kalosi dan Tole
ivan ismar/tribunlutim.com
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengendarai motor trail ke Desa Kalosi dan Tole, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (13/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, TOWUTI - Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengendarai motor trail ke Desa Kalosi dan Tole, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (13/3/2018).

Di dua desa itu, Irwan melaksanakan sosialisasi sebagai tindak lanjut kerja sama PT Bumi Agro Pertiwi Mandiri (BAPM) dan warga setempat di sektor pertanian padi.

Jalan licin dan medan berlumpur jadi alasan Irwan menolak menggunakan mobil dinas dan memilih motor trail. Ia berangkat bersama rombongan dari Desa Wawondula menuju lokasi sosialisasi di Desa Kalosi.

"Jalan licin. Iya agak sulit karena kondisi jalan yang masih rusak dan hujan juga semalam," kata Irwan kepada TribunLutim.com.

Adapun hasil sosialisasi, kata Irwan, pemilik lahan, Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Tole dan Kalosi dan PT BAPM siap saling mendukung.

Baca: Mahasiswa KKP Unismuh Ajar Warga Desa Ballasuka Gowa Pertanian Organik

Baca: Dua Tahun Pimpin Luwu Timur, Ini Program Pertanian Husler-Irwan yang Terealisasi

"Alhamdulillah, warga sangat mengerti program ini dan sangat antusias untuk kerjsama dengan Bumes dan PT BAPM," tuturnya.

Sebelumnya, PT Bumi Agro Pratiwi Mandiri bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Tole dan Kalosi, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (10/3/2018).

Kerja sama investasi bidang pertanian dengan sistem mekanisasi ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Rujab Bupati Luwu Timur, Jl Andi Hasan Opu To Hatta, Desa Puncak Indah, Malili.

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler turut menyaksikan penandatanganan tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Luwu Timur, Muharif mengatakan saat ini luas lahan pertanian dua desa sudah terdata seluas 535 hektare (Ha). Desa Tole 345 Ha dan 190 Ha di Desa Kalosi.

"Dengan rencana kerja melalui sistem bagi hasil dengan ketentuan 75 persen untuk PT Bumi Agro Pratiwi Mandiri, 3 persen untuk BumDes dan 22 persen bagi pemilik lahan," kata Muharif.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help