Polsek Binamu Sosialisasi Bahaya Hoaks di SMKN 8 Jeneponto

Kedatangan personel yang dipimpin Wakapolsek Binamu Ipda Baharuddin itu untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya berita hoaks.

Polsek Binamu Sosialisasi Bahaya Hoaks di SMKN 8 Jeneponto
muslimin/tribunjeneponto.com
Mengantisipasi penyebaran hoaks atau berita bohong, personel Polsek Binamu menyambangi SMK Negeri 8 Jeneponto, Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa (13/3/2018) pagi. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Mengantisipasi penyebaran hoaks atau berita bohong, personel Polsek Binamu menyambangi SMK Negeri 8 Jeneponto, Jl Ishak Iskandar, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Selasa (13/03/2018) pagi.

Kedatangan personel yang dipimpin Wakapolsek Binamu Ipda Baharuddin itu untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya berita hoaks.

Sebelum memberikan arahan ke siswa, terlihat para personel polisi berseragam lengkap itu berkoordinasi dengan pihak sekolah.

"Jadi di Undang-undang ITE pasal 28 ayat satu itu disebutkan bagi pelaku dan penyebar berita bohong atau hoaks itu dapat dipidana enam tahun penjara dan denda Rp 1 milliar," kata Baharuddin di depan siswa.

Dirinya pun mengimbau kepada siswa agar jeli dan tidak muda terhasu informasi di media sosial.

"Jadi adik-adik semua waspada jika melihat berita di media sosial yang diyakini belum benar, jangan mudah percaya, jangan disebar sebelum diketahui kebenarannya, karena pembuat dan penyebar itu termasuk pelaku hoaks," kata Baharuddin di depan siswa.

Alasan Baharuddin sendiri memilih menyasar siswa sekolah SMA karena menurutnya pengguna media sosial didominasi kalangan usia muda.

"Kita tahu bersama kebanyakan pelajar SMA itu sudah dapat mengakses media sosial, jika tidak diberi pemahaman tenyang penggunaan media sosial yang bijak maka akan mudah terhasut oleh banyaknya peredaran berita hoaks," terangnya.

Usai menerima pengarahan materi, siswa dan guru SMK Negeri 8 Jeneponto melakukan deklarasi tolak berita hoaks bersama personel Polsek Binamu.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help