MIPG Jamu Delegasi AIMEP Dengan Futsal for Peace

Lima Peserta dan Kordinator AIMEP, Hameed Kherkhah, Anam Javed, Eiman AlUbudy, Sid Tegally and Saba Awan dan Rowan Gould

MIPG Jamu Delegasi AIMEP Dengan Futsal for Peace
hasrul/tribuntimur.com
Peserta Australia Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) bermain futsal dengan puluhan anak muda lintas iman yang tergabung dalam Mahabbah Institute for Peace and Goodness (MIPG). Kegiatan bertajuk Futsal for Peace tersebut berlangsung di Lapangan Futsal Telkom, Jl AP Pettarani Makassar yang dimulai sejak pukul 07.00 wita, Selasa (13/3/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peserta Australia Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) bermain futsal dengan puluhan anak muda lintas iman yang tergabung dalam Mahabbah Institute for Peace and Goodness (MIPG).

Kegiatan bertajuk Futsal for Peace tersebut berlangsung di Lapangan Futsal Telkom, Jl AP Pettarani Makassar yang dimulai sejak pukul 07.00 wita, Selasa (13/3/2018).

Selain bermain futsal, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan diskusi santai terkait bagaimana hubungan lintas iman di Australia.

Lima Peserta dan Kordinator AIMEP, Hameed Kherkhah, Anam Javed, Eiman AlUbudy, Sid Tegally and Saba Awan dan Rowan Gould secara bergantian menjawab pertanyaan yang diajukan.

Menanggapi pertanyaan tentang bagaimana Muslim di Australia, Saba Awan, menyebutkan pada dasarnya hubungan masyarakat Muslim dengan non Muslim di Australia sangat baik di tataran akar rumput.

"Namun seringkali politisi dan media menggunakan isu Islam untuk kepentingan peribadinya," ungkapnya melalui rilis diterima Tribun Timur.

Terkait hubungan lintas iman di Australia, Anam Javed juga membagikan pengalamannya tentang bagaimana Islam, Yahudi dan Kristen bersama-sama dalam upayanya membangun hubungan lintas iman yang harmonis.

Mereka bahkan melaksanakan kegiatan semacam makan bersama dengan mereka yang berbeda iman. Makanan yang disajikan adalah makanan vegetarian yang dapat dikonsumsi oleh semua agama.

Australia Indonesia Muslim Exchange program sendiri adalah kegiatan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2002 oleh Australia-Indonesia Institute. Tahun ini, lima Muslim dari Australia dan sepuluh Muslim dari Indonesia terpilih untuk mengikuti kegiatan.

Satu dari sepuluh peserta dari Indonesia itu berasal dari Makassar, atas nama Syahrul. Wakil Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Cokroaminoto Makassar.

Penulis: Hasrul
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved