Khawatir Guru SDN 1 Tanrutedong Dikriminalisasi, IGI Sidrap Lakukan Ini

Sekadar diketahui, seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Sidrap dilaporkan ke polisi, karena diduga telah memukul betis muridnya

Khawatir Guru SDN 1 Tanrutedong Dikriminalisasi, IGI Sidrap Lakukan Ini
amiruddin/tribunsidrap.com
IGI Sidrap saat mendampingi Hj Sarrati (kedua dari kanan) di Polres Sidrap

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sidrap berinisiatif mengawal kasus guru yang dilaporkan ke Polres Sidrap, karena diduga memukul betis muridnya menggunakan mistar.

Hal tersebut diungkapkan Ketua IGI Sidrap, Nurdin kepada TribunSidrap.com, Selasa (13/3/2018).

"Kami yang tergabung dalam IGI Sidrap siap mengawal kasus ini, agar rekan kami Hj Sarrati tidak dikriminalisasi," kata Nurdin kepada TribunSidrap.com.

Kepala SMKN 6 Sidrap tersebut menambahkan, pihaknya siap mengawal kasus tersebut, agar tidak dikriminalisasi dan tidak ada intimidasi dari keluarga murid.

"Selaku pendidik, tentu kami ingin melihat semua murid berhasil. Tentu tidak ada niatan dari rekan kami untuk menyakiti anak didiknya," tuturnya.

Sekadar diketahui, seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Sidrap dilaporkan ke polisi, karena diduga telah memukul betis muridnya menggunakan mistar.

Guru tersebut bernama Hj Sarrati, yang mengajar di SDN 1 Tanrutedong, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, Sulsel.

Saat ini, kasus yang menyeret guru yang pernah mengajar di SDN 12 Tanrutedong tersebut, dalam tahap mediasi di Polres Sidrap.

Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved