Ketua HMI Bulukumba Desak Polisi Serius Selidiki Dugaan Korupsi Jembatan Bialo

Selain itu, Fajar juga berharap pihak terkait bisa memberikan segala informasi yang dibutuhkan penyidik.

Ketua HMI Bulukumba Desak Polisi Serius Selidiki Dugaan Korupsi Jembatan Bialo
firki/tribunbulukumba.com
Pondasi mega proyek jembatan muara sungai Bialo di Kampong Nipa, Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), terancam ambruk. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bulukumba, Rakhmat Fajar, minta polisi serius tangani kasus pembangunan jembatan muara sungai Bialo.

Menurut Fajar, sapaannya, beberapa temuan bupati maupun anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bisa dijadikan acuan untuk proses penyelidikan.

Selain itu, Fajar juga berharap pihak terkait bisa memberikan segala informasi yang dibutuhkan penyidik.

"Kalau ingin dibuktikan apakah benar ada korupsi di proyek ini, DPRD maupun Pemkab harus membantu," jelas Fajar, Selasa (13/3/2018).

Fajar menyarankan, pihak kepolisian segera melakukan audit proyek tersebut melalui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Ini dananya besar, sangat disayangkan kalau tidak ada manfaatnya untuk masyarakat," tambah Fajar.

Sebelumnya, kepolisian telah melakukan pemanggilan terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut untuk dimintai klarifikasinya.

Namun, hingga saat ini oknum PPK tersebut belum menghadiri panggilan kepolisian.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help