Jatah Makan Bertambah, Koper Berubah, Ini Inovasi Kemenag untuk Haji 2018

Adanya perubahan layanan ini untuk memberikan kenyamanan bagi jamaah saat melakukan ibadah di tanah suci Mekkah.

Jatah Makan Bertambah, Koper Berubah, Ini Inovasi Kemenag untuk Haji 2018
HANDOVER
Dirjen PHU Kemenag RI Prof Nizar Ali 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah tak henti-hentinya menghadirkan inovasi layanan kepada masyarakat.

Kementerian Agama RI, sebagai penyelenggara haji telah menambah fasilitas yang standarnya lebih besar dari tahun sebelumnya.

Apa itu, tak lain adanya tambahan porsi makan dari 25 kali menjadi 40 kali jatah makan selama haji.

Selain itu, tas untuk pakaian jamaah diubah dari tas tentengan menjadi koper.

Dirjen Pengelola Haji dan Umrah Kemenag RI Prof Nizar Ali mengatakan, adanya perubahan layanan ini untuk memberikan kenyamanan bagi jamaah saat melakukan ibadah di tanah suci Mekkah.

Selain itu, ia menyebutkan bahwa tas yang dulunya di tenteng dan digantikan dengan tas koper itu untuk memudahkan jamaah dalam mengemasi barang bawaannya.

"Dengan tas koper, tenaga jamaah tidak lagi terkuras. Berbeda dengan tas tentengan yang kemana-mana di tenteng," ujar Prof Nizar, saat ditemui di Asrama Haji Sudiang, Selasa (13/3).

Baca: Penyebab Biaya Haji Sulawesi Selatan Rp 39,2 Juta Paling Mahal di Indonesia

Kendati demikian, perlu diketahui masyarakat bahwa kenaikan ini bukan berdampak karena adanya pemberian koper, melainkan karena adanya pajak tambahan yang ditetapkan oleh kerajaan Arab Saudi.

Halaman
123
Penulis: Saldy
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved