Dijadikan Tersangka Kasus Ini, Pengusaha Makassar Gugat Polda Sulsel

Penyidik Polda telah mengesampingkan bukti jual beli yang dimiliki Rinaldi.

Dijadikan Tersangka Kasus Ini, Pengusaha Makassar Gugat Polda Sulsel
hasan/tribun-timur.com
Kuasa Hukum Rinaldi memperlihatkan bukti praperadilan atas penetapan klienya sebagai tersangka 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rinaldi Ikhsan Bason mengajukan gugatan praperadilan terhadap penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel.

Rinaldi menggugat terdakwa atas penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyerobotan lahan atau sebuah ruko di Kabupaten Gowa.

"Benar kita ajukan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka oleh penyidik Polda Sulsel," kata Kuasa Hukum pemohon, Budi Minzathu dan Andri Hidayat kepada Tribun, Selasa (13/03/2018).

Menurut Budi bahwa penetapan klienya sebagai tersangka tidak sesuai prosedur. Penyidik Polda telah mengesampingkan bukti jual beli yang dimiliki Rinaldi.

"Penetapan klien kami sebagai tersangka tidak sah dan batal demi hukum," tegasnya.

Sebab, penguasaan ruko yang terletak di Jl M Yusuf Bauti Sungguminasa diakui sudah dikuasai oleh pemohon, berdasarkan perjanjian akte jual beli antara pemohon dengan Jadi Martono selaku pemilik awal ruko itu.

Budi mengaku bahwa klienya justru menjadi korban penipuan dari Jadi Martono (Pemilik pertama). Sebab dalam perjanjian jual beli, Rinaldi telah menyerahkan pembayaran pembelian ruko dari termohon sebesar Rp 350 juta.

"Belakangan tanpa izin sepengetahuan pemohon, Jadi Martono mengalihkan ruko tersebut kepada Sumarsono Hasan (Pelapor)," ujarnya.

Ia berharap Pengadilan mengabulkan praperadilan pemohon serta memulihkan harkat dan martabat pemohon sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved