Alwy Rahman Bicara Gestur di Rumah dan Cara Masyarakat Protes Politisi

Ia pun keberatan ketika politisi memakai makna kearifan lokal hanya dari bahasa.

Alwy Rahman Bicara Gestur di Rumah dan Cara Masyarakat Protes Politisi
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
IKA FISIP Unhas Makassar menggelar diskusi bulanan seri II bertajuk "Gestur Politik Pilkada" di Hotel D'Maleo, Jl Pelita Raya, Makassar, Sulsel, Selasa (13/3/2018). Terlihat menjadi pembicara utama yakni Dosen FIB Unhas Drs Alwy Rahman, Dosen Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Dr Sabri AR, Dosen FISIP Unhas Dr Das'ad Latief dan moderator Dr Hasbullah. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin Makassar, Drs Almy Rahman mengantarkan peserta diskusi, gestur itu berada di sekitar kita.

"Saya ingin bertanya kepada para suami di sini yang punya istri, saya ingin merefleksi dari rumah dulu, kalau ada mengajak istri bersebadan tapi Anda agak offside terlalu larut pulang. Apa Anda bisa melihat gesturnya (istri)?" Katanya dalam diskusi bulanan seri II bertajuk "Gestur Politik Pilkada" di Hotel D'Maleo, Jl Pelita Raya, Makassar, Sulsel, Selasa (13/3/2018).

Beberapa peserta pun terkikih. Ada juga peserta yang menutup mukanya.

Bahkan, ada beberapa yang tertawa sembari melihat ke atas.

Selanjutnya, Alwy menjelaskan rumah adalah arena semiotik.

Semiotika atau ilmu ketandaan (juga disebut studi semiotik dan dalam tradisi Saussurean disebut semiologi) adalah studi tentang makna keputusan. Ini termasuk studi tentang tanda-tanda dan proses tanda (semiosis), indikasi, penunjukan, kemiripan, analogi, metafora, simbolisme, makna, dan komunikasi.

"Sebenarnya rumah kita itu arena semiotik, arena lambang-lambang. Akhirnya, kita sering terjebak perang di rumah karena kita tak ngerti gestur, bahasa tubuh dan bahasa kaki," katanya.

Beberapa peserta pun kembali tertawa.

Selanjutnya, dia bertanya, Apakah gestur itu murni atau tidak.

Halaman
12
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved