AHY 'Susah Payah' Undang Presiden Jokowi, Elite Demokrat Malah Lakukan Hal Tak Pantas Depan RI-1

Amir juga mengaku tidak bisa menerima alasan Ferdinand yang mengatakan bahwa aksinya itu adalah sikap pribadi.

AHY 'Susah Payah' Undang Presiden Jokowi, Elite Demokrat Malah Lakukan Hal Tak Pantas Depan RI-1
Agus SBY salaman dengan Presiden Jokowi saat mengantar undangan Partai Demokrat ke Istana Negara beberapa waktu lalu 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean akan mendapatkan sanksi karena melalukan aksi walkout saat Joko Widodo'>Presiden Joko Widodo berpidato di Rapat Pimpinan Nasional Demokrat, Sabtu pekan lalu.

"Sangat saya sesalkan itu terjadi. Tentu ada sanksi, minimal teguran nanti," kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin kepada Kompas.com, Selasa (13/3/2018).

Amir mengatakan, sikap yang ditunjukkan Ferdinand sangat tidak pantas karena tidak menghormati Jokowi sebagai tamu undangan yang hadir.

Baca: Masih Subuh Sudah Bikin Kaget, Hotman Paris Tiba-tiba Cari Penyanyi Dangdut Zaskia Gotic. Lho?

Baca: Bikin Syok! Kronologi Gara-gara Tersinggung Chat Whatsapp, Kejadian Merinding Ini Terjadi

Baca: Jenderal Gatot Nurmantyo Cuma Follow Fahira dan 3 Perempuan Ini. Penasaran Siapa Mereka?

Kendati demikian, sanksi apa yang akan diberikan akan tergantung dengan pemeriksaan yang dilakukan Komisi Pengawas Demokrat terhadap Ferdinand.

Presiden RI Joko Widodo usai meresmikan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2018 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2018) .Partai Demokrat menggelar Rapimnas selama dua hari 10-11 Maret 2018 untuk membahas strategi Pemilu 2018 serta Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019.(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Presiden RI Joko Widodo usai meresmikan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2018 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2018) .Partai Demokrat menggelar Rapimnas selama dua hari 10-11 Maret 2018 untuk membahas strategi Pemilu 2018 serta Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019.(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI) ()

"Komisi pengawas akan memeriksa dan rekomendasinya ke Dewan Kehormatan," kata Amir.

Amir juga mengaku tidak bisa menerima alasan Ferdinand yang mengatakan bahwa aksinya itu adalah sikap pribadi.

Menurut dia, alasan itu tidak relevan karena acara Rapimnas Demokrat merupakan acara resmi partai.

Halaman
123
Penulis: Nurhadi
Editor: Mansur AM
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help