Warga Mengeluh, DPRD Maros Usulkan Pembangunan Jalan ke Pantai Kuri

Untuk pembangunan jalan alternatif menuju Pantai yang berjarak sekitar 24 kilometer dari pusat kota Maros.

Warga Mengeluh, DPRD Maros Usulkan Pembangunan Jalan ke Pantai Kuri
HANDOVER
Ketua DPRD Maros, Chaidir Syam bersama Maros Runners berlari dengan melintasi jalan rusak menuju pantai Kuri Caddi. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Ketua DPRD Maros, Chaidir Syam telah meninjau kerusakan jalan menuju pantai Kuri, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Senin (12/3/2018).

Chaidir mengaku sengaja meninjau lokasi tersebut, untuk pembangunan jalan alternatif menuju Pantai yang berjarak sekitar 24 kilometer dari pusat kota Maros.

Hal itu dikatakannya setelah mendapatkan keluhan dari 100 KK Kuri, yang mengeluhkan jalan rusak di kampungnya.

Chaidir Syam mengatakan, pembagunan ruas jalan sangat mendesak menuju pantai Kuri. Selain kebutuhan pariwisata, pembangunan jalan juga sangat dibutuhkan oleh nelayan Kuri Caddi.

Para nelayan sangat membutuhkan ruas jalan yang memadai, untuk mempercepat aksenya keluar daerah dan menjual ikannya. Jika tidak, maka hasil tangkapan nelayan berpotensi busuk.

Untuk keluar dari Kuri, warga hanya melintasi jalan pematang empang sepanjang tiga kilometer. Lahan tersebut merupakan milik mertua Bupati Maros, Hatta Rahman, H. Bohari.

Lahan milik pengusaha tersebut, menjadi kendala Pemkab untuk membangun akses yang memadai. Warga baru bisa menikmati jalan yang memadai, jika dirintiskan dengan bangunan baru.

"Kasihan warga Kuri. Dia harus lewat pematang empang yang berbatu saat akan keluar dari kampungnya. Makanya kami, mengusulkan pembangunan jalan alternatif," katanya.

Chaidir telah mengusulkan, pembangunan jalan sepanjang dua kilometer. Mulai dusun Kuri Lompo melewati Kampung Pajalayya dan akan menyusuri sepanjang pantai. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help