Warga Desa Kaluppang Enrekang Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Hal Ini

Menurut Kepala Desa Kaluppang, Rauf Deka, pemanfaatan pekarangan untuk menanam sayur bisa menunjang

Warga Desa Kaluppang Enrekang Manfaatkan Pekarangan Rumah Untuk Hal Ini
muh azis albar/tribunenrekang.com
Salah satu pekarangan rumah warga yang ditamami sayuran di Desa Kaluppang, Kecamatan Maiwa. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pemerintah Desa Kaluppang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang mendorong masyarakat agar menerapkan metode pekarangan produktif.

Itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk ditanami sayur mayur untuk konsumsi sehari-hari.

Menurut Kepala Desa Kaluppang, Rauf Deka, pemanfaatan pekarangan untuk menanam sayur bisa menunjang penghematan belanja rumah tangga.

Selain itu, metode itu juga bisa menambah pendapatan keluarga.

"Contohnya kita tanam sawi dan kangkung, atau tanaman jangka pendek tentu peliharanya praktis cukup praktis dan bahkan bisa dipasarkan juga," kata Rauf Deka kepada TribunEnrekang.com, Senin (12/3/2018).

Ia menjelaskan, metode pemanfaatan pekarangan tersebut adalah arahan dari Dinas Ketahanan Pangan Enrekang.

Yang awalnya membina dan memfasilitasi Kelompok Wanita Tani (KWT), setelah itu para kader KWT menularkan ilmunya ke warga dan tetangga.

Sehingga akhirnya berangsur-angsur warga memanfaatkan pekarangan rumahnya menanam sayuran.

Menurut Ketua KWT Massituru, Simara, penerapan program tersebut sangat bermanfaat dan dinikmati oleh masyarakat.

"Kami tidak perlu beli sayur kepasar, justru kami menjual sayur ke pedagang. Jadi setiap panen sawi dan kangkung harga per ikat Rp 2.500, rata-rata 20 bedengan dengan nilai Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu per harinya," ujarnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved