Survei SDI: Elektabilitas Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar Turun, Diduga Akibat Politik Dinasti

Pemilih yang menginginkan pemimpin dari kalangan agama sebesar 29,30 persen dan pengusaha sebesar 18,90 persen.

Survei SDI: Elektabilitas Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar Turun, Diduga Akibat Politik Dinasti
TRIBUN TIMUR/MUH HASIM ARFAH
Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar didampingi istri masing-masing saat perayaan ulang tahun ke-57 Ichsan di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (9/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

 JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Lembaga Sinergi Data Indonesia (SDI) merilis hasil survei yang menunjukan tren peningkatan elektabilitas pasangan Nurdin Halid dan Aziz Qahhar Mudzakar (NH-Aziz)di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan.

Hasil survei terbaru menunjukan, elektabilitas NH-Aziz mengalami tren kenaikan, meskipun masih kalah dari elektabilitas pasangan Ichsan Yasin Limpo dan Andi Mudzakkar.

"Pasangan yang berpeluang besar menang di Pilgub Sulsel adalah Nurdin-Aziz. Elektabilitas mereka naik yang signifikan dibandingkan tiga pasangan lain," klaim Direktur SDI Barkah Pattimahu saat rilis hasil survei dan diskusi bertema 'Peta Kekuatan Capres di Kandang Golkar: Potret Pilkada Sulsel' di kantor SDI, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (11/3/2018).

Dari hasil survei ini, elektabilitas Ichsan dan Mudzakkar berada pada angka 27,50 persen, disusul Nurdin-Azis 24,80 persen, Nurdin Abdullah dan Sudirman Sulaiman 21,20 persen, dan Agus Arifin Nu'mang dan Tanribali Lamo 8,9 persen serta suara responden yang belum memutuskan sebesar 17,60 persen.

Dia menyebutkan, elektabilitas Ichsan dan Mudzakkar justru turun jika dibandingkan hasil survei SDI pada Desember 2017.

Saat itu, elektabilitas Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar mencapai 30,30 persen.

Hal ini justru berbeda dengan hasil yang diraih oleh NH-Aziz yang dalam survei sebelumnya hanya 22,30 persen dan kini naik menjadi 24,80 persen.

"Sementara, pasangan lainnya, elektabilitas Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman mengalami sedikit kenaikan dari 20 persen pada Desember menjadi 21,20 persen dan elektabilitas pasangan Agus Arifin Nu'mang dan Tanribali Lamo relatif stabil," jelasnya.

Barkah mengatakan, elektabilitas Ichsan dan Mudzakkar menurun diduga ada penolakan publik atas politik kekerabatan atau dinasti di Sulawesi Selatan.

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help