Minimalisir Ilegal Fishing di Parepare, Polairud Polda Sulsel Lakukan Ini

Ia pun mengimbau agar dalam mencari ikan di laut hindari ilegal fishing karena selain ancaman hukumannya berat

Minimalisir Ilegal Fishing di Parepare, Polairud Polda Sulsel Lakukan Ini
Munjiyah Dirga Gazali/tribunpangkep.com
ILUSTRASI: Polisi Perairan (Polair) Polres Pangkep mengamankan 900 kilogram bom ikan siap ledak dari Pulau Podang-podang Caddi, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara, Kabupaten Pangkep, Rabu (26/7/2016) pukul 14.00 Wita. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM,PAREPARE - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan intens sosialisasi akan bahayanya bom ikan kepada para nelayan.

Hal ini diungkapkan anggota Ditpolairud Polda Sulsel, Brigpol Aris Barakasi, Senin (12/3/2018).

"Kita intens sosialisasi ke masyarakat khususnya nelayan terkait ilegal fishing salah satunya penggunaan bom ikan,"ungkap dia.

Aris yang bertugas di sepanjang wilayah Parepare dan Pinrang ini sosialiasai ilegal fishing tersebut terus digalakkan untuk menjaga ekosistem yang ada di laut.

"Kita harap para nelayan penangkap ikan menjauhi ilegal fishing seperti bom ikan dan bius karena akan merusak ekosisrem laut, seperti ikan kecil dan terumbu karang,"terang Aris.

Ia pun mengimbau agar dalam mencari ikan di laut hindari ilegal fishing karena selain ancaman hukumannya berat, tetapi juga menjaga kelangsungan ekosistem laut yang akan diwariskan kepada anak cucu.

"Jika menemukan terjadi ilegal fishing maka hubungi kami di Call Center
08124758373,"tuturnya.

Penulis: Mulyadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help