Jenazah Korban Kecelakaan Bus Bintang Prima Dipulangkan ke Surabaya

Merupakan warga Ketintang Timur, Desa Ketintang, Kecamatan Gayungan, Surabaya, Jawa Timur.

Jenazah Korban Kecelakaan Bus Bintang Prima Dipulangkan ke Surabaya
HANDOVER
Sebuah bus milik Bintang Prima DD 7256 RP mengalami kecelakaan di jembatan Pute, Trans Sulawesi, Desa Salenrang, Bontoa, Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Unit Laka Polres Maros memastikan mayat perempuan berbaju pink yang ditemukan tewas di sungai Pute, Desa Salenrang, merupakan salah satu korban kecelakaan bus Bintang Prima.

Kanit Laka Polres Maros, Iptu Muh Arsyad mengatakan, pihaknya baru memastikan mayat merupakan penumpang bus, setelah keluarga dari Surabaya datang ke Mapolres Maros

"Kami sudah memanggil adik korban. Makanya kami baru bisa memastikan mayat perempuan itu korban kecelakaan bus. Mayat itu ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian," katanya.

Jenazah perempuan bernama Moeljo Fetri Wismadianita (43) tersebut diketahui merupakan warga Ketintang Timur, Desa Ketintang, Kecamatan Gayungan, Surabaya, Jawa Timur.

Pihak korban sengaja datang dari Surabaya dan tiba di Mapolres pukul 23.00 wita, untuk memastikan, mayat yang disimpan di RSUD Salewangan adalah keluarganya.

"Adiknya korban akui, mayat itu kakaknya. Dia juga membenarkan, kalau kakaknya sudah setahun tinggal di Palopo bersama keluarga. Korban ke Bandara karena ingin pulang ke Surabaya," katanya.

Sebelum tewas, Moeljo sudah sepekan menyampaikan keinginannya untuk pulang ke Surabaya. Korban juga meminta supaya dibelikan tiket pesawat oleh adiknya.

Berdasarkan jadwal, Moeljo terbang ke Surabaya sekitar pukul 9.00 wita, Minggu kemarin. Polisi telah menyerahkan mayat korban ke pihak keluarga.

"Mayat itu telah diberangkatkan ke Surabaya pagi tadi sekira pukul 6.00 wita dengan menggunakan maskapai Lion Air," katanya.

Hingga saat ini, Polisi juga belum bisa memastikan kronologi penyebab terjatuhnya korban ke sungai. Pasalnya, sopir belum melaporkan diri.

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help