Home »

Lutra

Harga TBS Sawit Rp 800, Ini Penjelasan PT Jas Mulia

Staf Direktur PT Jas Mulia, Fujianto Manati mengatakan harga TBS di Sulsel saat ini Rp 1.130 per kilogram.

Harga TBS Sawit Rp 800, Ini Penjelasan PT Jas Mulia
chalik mawardi/tribunluwu.com
Tanaman kelapa sawit di Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Perusahaan kelapa sawit PT Jas Mulia angkat bicara terkait rendahnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Staf Direktur PT Jas Mulia, Fujianto Manati mengatakan harga TBS di Sulsel saat ini Rp 1.130 per kilogram.

Harga tersebut merupakan hasil kesepakatan rapat di provinsi oleh pihak petani diwakili Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sulsel, Dinas Perkebunan Sulsel dan perusahaan kelapa sawit di Sulsel yaitu PTPN XIV dan PT Jas Mulia.

"Penetapan harga TBS dengan mempertimbangkan indeks K. Sehingga disepakati harga TBS untuk Sulsel itu Rp 1.130 per kilogram," ujar Fujianto via rilis, Senin (12/3/2018).

Terkait dengan harga lapangan Rp 800 yang dianggap merugikan petani merupakan harga pembelian tengkulak atau pengumpul.

"Jadi petani yang mau mendapatkan harga sesuai dengan penetapan provinsi silahkan bawa langsung TBS-nya ke pabrik," katanya.

"Jadi sekali lagi, terkait dengan penetapan harga TBS, Jas Mulia mengikut pada peraturan provinsi yaitu Rp 1.130 per kilogram. Adapun anjloknya harga lapangan itu bukan sama sekali kebijakan Jas Mulia sebagai perusahaan kelapa sawit di Luwu Utara," terang Fujianto.

Sebelumnya, sejumlah petani sawit Luwu Utara mengeluhkan harga TBS di tingkatan petani yang hanya Rp 800 per kilogram.

Mereka menuding PT Jas Mulia mempermainkan harga sebagai satu-satunya perusahaan kelapa sawit di Luwu Utara.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help