2 Mahasiswa UMI Diskorsing, Begini Penjelasan Dekan Fakultas Hukum

Surat kaleng tersebut keliru lantaran faktanya Fakultas Hukum dan fakultas lainnya di UMI tidak pernah mengelolah dana pengembangan mahasiswa.

2 Mahasiswa UMI Diskorsing, Begini Penjelasan Dekan Fakultas Hukum - fh-umi_20180312_222111.jpg
munawwarah/tribuntimur.com
Dekan FH UMI Dr Syarif (paling kanan) dan Wakil Rektor 3 UMI Prof Achmad Gani (kedua dari kanan) bersama dua wakil dekan FH lainnya, memberikan keterangan saat konfrensi pers skorsing dua mahasiswa FH UMI, Senin (12/3/2018).
2 Mahasiswa UMI Diskorsing, Begini Penjelasan Dekan Fakultas Hukum - umi_20180312_233744.jpg
abdiwan/tribuntimur.com
Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) melakukan konferensi pers terkait skorsing yang dilakukan terhadap kedua mahasiswanya, yang berlangsung di Aula Hijaz FH UMI, Senin (12/3/2018).

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, resmi dijatuhi sanksi skorsing dua semester.

Mereka adalah Fikram Maulana angkatan 2014 dan Fajar Agus Gunawan 2015.

Keduanya diskorsing lantaran dinilai sebagai provokator aksi demo yang dimulai 1 Maret 2018.

Demikian disampaikan Dekan FH Dr Syarif dalam konfrensi persnya di aula FH bersama Wakil Rektor bidnag Kemahasiswaan UMI Prof Achmad Gani, Senin (12/3/2018).

Baca: BIPA UMI Bakal Kirim Mahasiswi Magang ke Thailand

"Demo mahasiswa yang pertama karena membawa aspirasi surat kaleng. Tersebar digrup WA mahasiswa tentang pimpinan Fakultas Hukum mengelolah dana pengembangan mahasiswa setiap tahunnya Rp 2,5 miliar," kata Dr Syarif

"Sehingga saya sudah empat tahun memimpin fakultas dianggap mengelolah dana Rp 10 miliar. Dan menurut surat kaleng dan mahasiswa saya korupsi," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut kata Syarif, surat kaleng tersebut keliru lantaran faktanya Fakultas Hukum dan fakultas lainnya di UMI tidak pernah mengelolah dana pengembangan mahasiswa.

"Jadi surat kaleng itu sudah keliru. Dia plesetkan Dana Pengembangan Fakultas menjadi Dana Pengembangan Mahasiswa hanya untuk menggagalkan saya menjadi dekan," ucap Syarif.

Baca: Puskapro UMI Gelar Bincang Penulis, Bahas Tren Riset Komunikasi Zaman Now

Selanjutnya sanksi skorsing diberikan lantaran kedua mahasiswa tersebut menjadi provokator saat aksi demontrasi terjadi dan aksinya dinilai mengganggu perkuliahan di FH UMI.

"Jadi dua mahasiswa ini yang pegang mik saat demo. Provokator,"kata Syarif.

Selain keduanya, Syarif juga masih mencari satu mahasiswa lagi yang juga ikut memprovokasi mahasiswa saat aksi demo terjadi.

"Sanksi skorsing sulit dicabut apalahi keduanya tidak menunjukkan etika yang baik. Padahal kita punya program pembinaan," tutur Syarif.

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help