Pemprov Sulsel Ekspor 6.700 Ton Jagung ke Filipina Besok

Sejak tahun 2010, ekspor dilakukan oleh PT Seger Agro Nusantara, PT Tiara Mangkasti, CV. Ohio dengan negara tujuan dan Filipina.

Pemprov Sulsel Ekspor 6.700 Ton Jagung ke Filipina Besok
dok tribun timur
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Provinsi Sulsel melalui Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel serta PT Pelindo IV (Persero), akan melepas komuditi ekspor jenis jagung sebesar 6.700 ton ke Filipina.

Rencananya, ekspor akan dilakukan melalui Pelabuhan Soekarno Hatta, besok, Jum'at, 9 Maret 2018.

Aktivitas ekspor jagung seperti ini bukanlah hal baru, tapi sudah menjadi kegiatan rutin dilakukan oleh dunia usaha. Khususnya para eksportir yang ada di daerah ini.

"Rencananya Gubernur Sulsel Syahrul YL yang melepas pengiriman ini," ujar Kepala Dinas Dinas Ketahanan Pangan,Tanaman Pangan dan Hortikultura Fitriani, via rilis ke tribun-timur.com, Kamis (8/3).

Sejak tahun 2010, ekspor dilakukan oleh PT Seger Agro Nusantara, PT Tiara Mangkasti, CV. Ohio dengan negara tujuan dan Filipina.

Baca: Dapat Bantuan Mesin dan Bibit Jagung, Ini Kata Warga Moncongloe

Diketahui, Sulsel merupakan salah satu provinsi penghasil jagung terbesar di Indonesia.

Beberapa kabupaten yang produksi jagung antara lain Kabupaten Maros, Sidrap, Bone, Wajo, Soppeng, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba serta wilayah Luwu Raya.

Produksi jagung Sulsel Tahun 2017 berdasarkan data BPS sebesar 2.341.337 ton, mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan sebesar 13.38 persen, jika dibandingkan produksi jagung tahun 2016 sebesar 2.065.125 ton.

Sejak tahun 2008 sampai tahun 2017, produksi jagung Sulsel mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 8,69 persen per tahun.

Dari data tersebut menunjukkan, komoditi jagung Sulsel sangat potensial menjadi komoditas ekspor unggulan.(*)

Penulis: Aldy
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help