Curah Hujan Tinggi, BPBD Enrekang Imbau Masyarakat Siaga Bencana

Curah hujan yang tinggi terus menderah wilayah Kabupaten Enrekang dalam sepekan terakhir.

Curah Hujan Tinggi, BPBD Enrekang Imbau Masyarakat Siaga Bencana
AZIS ALBAR
Bencana Longsor di Desa Batu Noni, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Curah hujan yang tinggi terus menderah wilayah Kabupaten Enrekang dalam sepekan terakhir.

Untuk itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang, Benny Mansjur, mengimbau masyarakat agar waspada terhadap bencana.

Apalagi, sejumlah daerah di Kabupaten Enrekang masuk dalam kategori rawan bencana longsor khususnya daerah pegunungan dan bantaran sungai.

Baca: Begini Cara BPBD Enrekang Tangani Longsor di Desa Batu Noni Anggeraja

Hujan deras yang terus mengguyur sejumlah wilayah Enrekang beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana longsor di Desa Batu Noni, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang.
Hujan deras yang terus mengguyur sejumlah wilayah Enrekang beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana longsor di Desa Batu Noni, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. (HANDOVER)

Termasuk daerah Desa Batu Noni menjadi daerah paling rawan terjadinya tanah longsor.

“Curah hujan di wilayah Enrekang masih sangat tinggi hingga bulan Maret. Untuk itu, seluruh warga yang daerahnya berpotensi longsor, agar lebih waspada,” kata Benny Manjsur kepada TribunEnrekang.com, Jumat (9/3/2018).

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih preventif dengan cuaca yang tergolong ekstrem ini.

Baca: Kisah Jamaluddin, Pemuda Takalar Peraih Beasiswa Bergengsi Chinese Government Scholarship

"Masyarakat harus siaga dan jika ada tanda-tanda terjadinya bencana segera lapor ke BPBD Enrekang," ujarnya.

Saat ini pihaknya tetap menyiagakan personil Tim Reaksi Cepat (TRC) yang siaga 24 jam jika sewaktu-waktu terjadi bencana.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help