Cuaca Buruk, Begini Perjuangan Paramedis Pulau Sembilan Sinjai, Lewati Ombak dan Angin Kencang

Paramedis sukarela ini berbeda tantangannya dengan petugas yang ada di darat.

Cuaca Buruk, Begini Perjuangan Paramedis Pulau Sembilan Sinjai, Lewati Ombak dan Angin Kencang
handover
Sejumlah perawat dan bidan sukarela asal Puskesmas Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai harus berjuang naik tangga dermaga di pulau, Jumat (9/3/2018).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Sejumlah perawat dan bidan sukarela asal Puskesmas Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai harus berjuang naik tangga dermaga di pulau, Jumat (9/3/2018).

Mereka harus berjuang melakukan pelayanan kepada masyarakat di beberapa pulau setiap harinya.

Paramedis sukarela ini berbeda tantangannya dengan petugas yang ada di darat. Sebab jika cuaca angin barat seperti ini mereka harus melewati ombak dan angin kencang.

"Kami harus tetap beri pelayanan yang terbaik, meski ombak dan angin kencang melanda tempat kami," kata salah seorang bidan sukarela di pulau itu bernama Risnawati.

Ada ratusan bidan dan perawat sukarela di wilayah pelosok di Sinjai juga mengalami hal yang sama. Bertugas di desa terpencil harus berjibaku dengan jalan berlumpur yang terjal.

Pemerhati tenaga sukarela perawat dan bidan di Sinjai Syamsul Ahmad tidak pernah berhenti baik di daerah maupun hingga di pusat meminta perhatian pemerintah pusat agar memperjuangkan nasib mereka dengan diberi kesejahteraan yang cukup.

Sementara Pemkab Sinjai berencana akan memprogramkan tahun depan untuk memberi gaji kepada mereka yang bersumber dari APBD Sinjai. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help