Pilkada Jeneponto

Blusukan di Pasar Turatea, Mulyadi Sapa Pedagang dan Pantau Stabilitas Harga

Teriakan "hidup nomor satu" menggema oleh sejumlah pedagang saat melihat Mulyadi bersama rombongannya memasuki pasar.

Blusukan di Pasar Turatea, Mulyadi Sapa Pedagang dan Pantau Stabilitas Harga
HANDOVER
Pasangan nomor urut satu, Mulyadi Mustamu-Muh Kasmin Makkamula blusukan ke pasar Turatea, Jl Pahlwan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Jumat (9/3/2018) pagi. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Pasangan nomor urut satu, Mulyadi Mustamu-Muh Kasmin Makkamula blusukan ke pasar Turatea, Jl Pahlwan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Jumat (9/3/2018) pagi.

Kedatangan pasangan tagline Mukmin-Bisa itu disambut riuh pedagang pasar.

Teriakan "hidup nomor satu" menggema oleh sejumlah pedagang saat melihat Mulyadi bersama rombongannya memasuki pasar.

Mulyadi yang mengenakan celana jens, kemeja gelap dan jaket kulit hitam, nampak menyalami satu per satu pedagang yang ditemui.

Baca: Jelang Pilgub Sulsel, Sekda Lutim Ingatkan Lagi ASN Soal Netralitas

Pasangan nomor urut satu, Mulyadi Mustamu-Muh Kasmin Makkamula blusukan ke pasar Turatea, Jl Pahlwan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Jumat (9/3/2018) pagi.
Pasangan nomor urut satu, Mulyadi Mustamu-Muh Kasmin Makkamula blusukan ke pasar Turatea, Jl Pahlwan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Jumat (9/3/2018) pagi. (HANDOVER)

Hampir setiap sudut pasar disisir Karaeng Tinggi (sapaan Mulyadi) dan menanyakan sejumlah harga kebutuhan pokok.

Baca: Sidrap United Mulai Seleksi Pemain di Tiga Lokasi

"Tekamma jukuka, tenaja na naik hargana (bagaimana ikan, tidak naikji harganya)? "tanya Mulyadi saat berdada di lods penjualan ikan.

Begitu juga saat menghampiri penjual beras, daging dan sayuran, sambil menyapa warga Karaeng Tinggi terlihat menanyakan stabilitas harga di pasar itu.

Kontestasi Pilkada Jeneponto diikuti sedikitnya empat pasangan calon. Mereka yaitu, Mulyadi Mustamu-Muh Kasmin Makkamula, Muhammad Syarif-Andi Thahal Fasni, Iksan Iskandar-Paris Yasir dan Baharuddin Baso Jaya-Isnaad Ibrahim.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help