Home »

Lutim

Anggota DPRD Lutim Jenguk Bayi Afif Penderita Kolestasis Intrahepatik di RS Wahidin

Kolestasis intrahepatik adalah penyakit hepatoselular dengan kerusakan sel parenkim hati akibat hepatitis virus.

Anggota DPRD Lutim Jenguk Bayi Afif Penderita Kolestasis Intrahepatik di RS Wahidin
HANDOVER
Anggota DPRD Luwu Timur, Andi Endy B Shin Go membesuk Afif Akhwal yang mengidap kolestasis intrahepatik dan infeksi virus cmv, di RS Wahidin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (8/3/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

Butuh Bantuan, Anggota DPRD Lutim Besuk Bocah Sudah Dua Bulan di Rumah Sakit

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Anggota DPRD Luwu Timur, Andi Endy B Shin Go membesuk Afif Akhwal yang mengidap kolestasis intrahepatik dan infeksi virus cmv di RS Wahidin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (8/3/2018) malam.

"Alhamdulillah ada kemajuan. Dokter Tommy yang menangani operasinya kemarin untuk melakukan by pass agar cairan dapat keluar melalui selang," kata Endy kepada TribunLutim.com, Jumat (9/3/2018).

Kolestasis intrahepatik adalah penyakit hepatoselular dengan kerusakan sel parenkim hati akibat hepatitis virus.

Karena penyakit ini, bayi berumur delapan bulan ini mengalami pembengkakan hati dan saluran empedu tersumbat sehingga perutnya membesar.

Selama dua bulan dirawat, Afif sudah menjalani tiga kali transfusi golongan darah A.

Afif anak bungsu dari enam bersaudara pasangan Mahfud dan Nurbia, warga Lampia, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Luwu Timur. Ayahnya bekerja sebagai nelayan.

"Tadi malam, saya juga sempat diskusi dengan dokter anak yang tugas kontrol, konsen mereka adalah menjaga agar kondisi Afif terus stabil agar dapat dilakukan langkah-langkah selanjutnya yang dibutuhkan termasuk operasi lanjutan," ujar Endy.

Bagi yang ingin membantu pengobatan Afif, silahkan kirimkan bantuan di nomor rekening 499701019451532 atas nama Fenti Nur M.

Fenti adalah kakak kandung Afif, atau lebih jelasnya hubungi nomor Fenti di 085220687444.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help