Wabup Luwu Timur Sarankan Usaha Koperasi Terapkan Model Syariah

Ia pun mengajak usaha koperasi tidak fokus pada usaha simpan pinjam semata melainkan meniru model koperasi syariah.

Wabup Luwu Timur Sarankan Usaha Koperasi Terapkan Model Syariah
ivan ismar/tribunlutim.com
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dalam rapat Anggota Tahunan (RAT) XXVIII Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera Wotu-Burau, di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi selatan, Kamis (8/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menyarankan usaha koperasi menerapkan model syariah.

Itu disampaikan Irwan dalam rapat Anggota Tahunan (RAT) XXVIII Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera Wotu-Burau, di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (8/3/2018).

"Saran saya, koperasi sebaiknya memiliki usaha lain sehingga dapat memberi masukan bagi koperasi. Agar tidak hanya berharap pada bunga tabungan," katanya.

Adapun koperasi syariah adalah badan usaha koperasi dengan menggunakan prinsip-prinsip syariah, memiliki aturan sama dengan koperasi umum.

Baca: Bos Koperasi IKI Kagumi Program Ekonomi Rakyat ala NH-Aziz

Baca: Gelorakan Gerakan Mahasiswa Pengusaha, Menteri Koperasi Gandeng Empat PTS di Makassar

Ia pun mengajak usaha koperasi tidak fokus pada usaha simpan pinjam semata melainkan meniru model koperasi syariah.

KPRI Sejahtera, kata Irwan, masuk kategori koperasi sehat yang terus mengalami perkembangan yang cukup baik.

Sementara itu, Ketua KPRI Sejahtera Wotu-Burau, Supriadi mengatakan tahun 2017, jumlah anggota koperasi berkembang mencapai 328 anggota.

"Perolehan sisa hasil usaha mencapai Rp 1.127.909.000 dan volume usaha mencapai Rp. 6.097.519.000," ujarnya.

"Perkembangan volume usaha koperasi selama 7 tahun dari 2011 hingga 2017, terdapat selisih volume usaha mencapai Rp 2.482.557.000," lanjutnya.

Hadir di antanya Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur, Labesse, Sekretaris Dinas Perdagangan, Rosdiati M. Said dan semua anggota KPRI Sejahtera Wotu-Burau.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help