Syahrul Harap Jalan Layang Camba Sudah Dipakai Saat Ramadhan

Dalam kesempatan itu, Syahrul YL mengatakan besar harapannya proyek jembatan yang dinamai sebagai Elevated Road Camba

Syahrul Harap Jalan Layang Camba Sudah Dipakai Saat Ramadhan - syahrul_20180308_223421.jpg
saldy/tribun-timur.com
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat meninjau pembangunan jalan layang Maros-Bone di Kabupaten Maros, Kamis (8/3/2018).
Syahrul Harap Jalan Layang Camba Sudah Dipakai Saat Ramadhan - jalan-layang_20180308_230536.jpg
abdiwan/tribuntimur.com
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat meninjau pembangunan jalan layang Maros-Bone di Kabupaten Maros, Kamis (8/3/2018).
Syahrul Harap Jalan Layang Camba Sudah Dipakai Saat Ramadhan - syl_20180308_230612.jpg
abdiwan/tribuntimur.com
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat meninjau pembangunan jalan layang Maros-Bone di Kabupaten Maros, Kamis (8/3).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jelang akhir masa jabatan, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, banyak melakukan kunjungan ke lokasi proyek yang sedang berjalan di kota Makassar dan sekitarnya.

Setelah berapa hari lalu kunjungi proyek Masjid Kubah di kawasan Center Poin Of Indonesia, Jl Metro Tanjung Bunga Makassar, dan pembangunan Stadion Barombong di poros Makassar-Takalar di Barombong, Kamis (8/3/18), hari ini, Syahrul kunjungan ke Jembatan Layang di poros Maros-Bone, Camba, kabupaten Maros.

Dalam kesempatan itu, Syahrul YL mengatakan besar harapannya proyek jembatan yang dinamai sebagai Elevated Road Camba ini bisa di lalui oleh masyarakat saat momentum bulan Ramadan 1439 hijriah, Juni mendatang.

"Minimal bisa dipakai, walaupun pengerjaan tidak sepenuhnya selesai. Tinggal beberapa ruas. Saya kira Juni sudah selesai," kata Syahrul.

Walaupun elevated ini ia akui sepenuhnya belum selesai, tetapi ini membuktikan keseriusan pemerintah menghadirkan infrastruktur yang modern, dan menghadirkan jalur transportasi yang baru dengan prinsip integritas yang kuat untuk bersama-sama menyelesaikan proyek.

Gubernur juga mengecek sarana dan prasarana penunjang lainnya seperti, fasilitas lampu dan kelistrikan. Dimana untuk lampu-lampu menggunakan penerangan dengan tenaga surya (solar cell), dan pemasanganya untuk bulan ini sudah selesai.

Jalan layang ini sendiri bertujuan untuk mengurangi kondisi tanjakan dan tikungan ekstrim, serta kondisi jalan yang sempit di ruas jalan yang sering dilalui kendaraan, baik alat berat atau ringan.

Adapun peroyek ini dikerjakan dengan nilai kontrak Rp 167.682.102.359 dengan menggunakan sumber dana dari APBN Tahun 2015-2017, dan masa pelaksanaan pengerjaan 766 hari dan masa pemeliharaan 1.095 hari.

Dengan target penangangan sepanjang 1,48 Kilometer dan pembangunan Elevated Road dengan panjang 316 meter.

Sementara, Koordinator Pengawas Lapangan Elevated Road, Syamsu Alam, mengatakan, untuk target pemanfaatan saat Lebaran, jembatan layang ini dapat digunakan.

"Kami usahakan dari pihak proyek secepat mungkin, karena kontrak kami akan berakhir di bulan enam, kami usahakan sebelum lebaran. Sementara untuk pembangunan progresnya sudah 77 persen. Jadi elevatednya hampir rampung," jelas Syamsu.

Pengerjaan yang masih perlu diselesaikan adalah lampu penerangan. Sementara untuk pembangunan untuk terowongan akan di lakukan di segmen dua, tiga dan empat.

Penulis: Saldy
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved