Polisi Anak Tukang Batu Yakin Lulus di SPN Batua Karena 1000 Alfatiha

Tapi saat mendaftar, ibunya berpesan agar dia membaca surat Alfatiha seribu kali sebelum lakukan tugas.

Polisi Anak Tukang Batu Yakin Lulus di SPN Batua Karena 1000 Alfatiha
darul amri/tribun-timur.com
Brigadir Polisi Dua (Bripda) Asrul (20) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Brigadir Polisi Dua (Bripda) Asrul (20), mengaku yakin akan lulus menjadi polisi di SPN Batua, karena doa dari keluarganya.

Saat ditemui di SPN Batua, Makassar, Asrul mengatakan doa itu datang dari ibunya, Rusnah dan keluarga agar dia bisa lulus sesuai dengan harapannya.

"Sejak saya diterima di SPN, ibu saya selalu mendoakan saya, semua keluarga membacakan alfatiha seribu kali" ujar Asrul di SPN Batua, Kamis (8/3/2018).

Tidak hanya saat Asrul sudah di SPN.

Tapi saat mendaftar, ibunya berpesan agar dia membaca surat Alfatiha seribu kali sebelum lakukan tugas.

Asrul salah satu dari 559 Brigadir muda yang lulus di SPN Batua pada 6 Marer 2018 lalu.

Namun, kisah Asrul masuk ke SPN Batua dinilai sangat menginspirasi.

Pasalnya, Asrul adalah seorang polisi muda yang besar dari ayah, Syamsuar yang kerap jadi tukang batu, pekerja bangunan harian dan pemulung.

Isu yang beredar di masyarakat, kalau masuk sekolah polisi harus membayar.

Tapi, Asrul tidak yakin soal isu itu, karena dia membuktikan dengan kelulusannya.

"Saya hanya yakin dengan doa-doa ibu dan keluarga saya, dari itu saya kerja keras juga berdoa dan saya termotivasi dari itu semua," ungkap Bripda Asrul.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved