Muhammadiyah Sulsel: Cadar Bukan Kewajiban

KH Ahmad Tawalla mengungkapkan masalah cadar adalah bukan kewajiban dalam ummat Muslim.

Muhammadiyah Sulsel: Cadar Bukan Kewajiban
HANDOVER
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, KH Ahmad Tawalla 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, KH Ahmad Tawalla mengungkapkan masalah cadar adalah bukan kewajiban dalam ummat Muslim.

Ia menjelaskan semua bagian tubuh perempuan adalah aurat kecuali muka dan tangan.

Namun, Kiai Ahmad meminta kepada ummat untuk tidak membenci orang bercadar dan memakai cadar.

"Cadar itu adalah budaya dari tanah Arab, sehingga itu bukan juga menjadi pertentangan. Kalau ada yang mau memakai silahkan dan kalau tidak juga jangan dibenci," kata Kiai Ahmad, Kamis (8/3/2018).

Namun, Wakil Ketua Bidang Tabliq dan Tarjih PW Muhammadiyah Sulsel ini menjelaskan perempuan bercadar hanya memakai saat keluar rumah.

"Kalau mereka pulang, biasanya membuka aurat," katanya.

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help