Eksekusi 14 Rumah di Bontoramba Berlangsung Ricuh, Seorang Warga Tertembak

Proses ekseskusi 14 rumah di kampung Batu Saraung, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, berujung ricuh

Eksekusi 14 Rumah di Bontoramba Berlangsung Ricuh, Seorang Warga Tertembak
MUSLIMIN
Proses ekseskusi 14 rumah di kampung Batu Saraung, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, berlangsung ricuh, Kamis (08/03/2018). 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BONTORAMBA - Proses ekseskusi 14 rumah di kampung Batu Saraung, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, berlangsung ricuh, Kamis (08/03/2018).

Kericuhan terjadi saat ratusan personil gabungan TNI/ Polri meransek masuk ke lokasi eksekusi.

Ratusan warga dari kubu tergugat juga bersiaga menyambut kedatangan petugas.

Baca: BREAKING NEWS: Tolak Eksekusi, Warga Tumbangkan Pohon Besar di Jalan Bontoramba Jeneponto

Satu posko tim pemenangan Pilkada 2013 lalu diangkat massa ke tengah jalan untuk menghalau laju petugas.

Proses ekseskusi 14 rumah di kampung Batu Saraung, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, berlangsung ricuh, Kamis (08/03/2018).
Proses ekseskusi 14 rumah di kampung Batu Saraung, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, berlangsung ricuh, Kamis (08/03/2018). (MUSLIMIN EMBA)

Namun, petugas yang menggunakan mobil watercanon pun meransek kerumunan massa.

Bentrokan pun terjadi. Warga melawan petugas menggunakan batu, bambu runcing dan bom molotof.

Baca: Besok, 500 Personil Gabungan Jaga Eksekusi 14 Rumah di Batu Saraung Jeneponto

Tembakan peringatan dan gas air mata pun dimuntahkan polisi. Perlahan massa pun berhasil dipukul mundur.

Sedikitnya, dua orang terlihat diamankan polisi lantaran diduga provokator.

Proses ekseskusi 14 rumah di kampung Batu Saraung, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, berlangsung ricuh, Kamis (08/03/2018).
Proses ekseskusi 14 rumah di kampung Batu Saraung, Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, berlangsung ricuh, Kamis (08/03/2018). (MUSLIMIN EMBA)

Seorang warga terlihat digotong petugas. Baju kaos yang dikenakan warga itu terlihat berlumur darah diduga tertembak pada bagian pinggang belakang.

Pengamanan proses eksekusi itu dipimpin oleh Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved