Pilwali Makassar 2018

Appi: Pilwalkot Pesta Demokrasi, Bukan untuk Tebar Kebencian

Serangan black campaign yang dialamatkan kepada dirinya, membuktikan jika lawan politik sudah kehabisan akal dalam beradu ide dan gagasan.

Appi: Pilwalkot Pesta Demokrasi, Bukan untuk Tebar Kebencian
HANDOVER
Calon Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR - Pasangan nomor urut 1 Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi kini menjadi sasaran serangan kampanye hitam (black campaign) oleh lawan politiknya.

Itu tercermin setelah pasangan yang dikenal merakyat, santun dan religius tersebut memiliki trend survei yang makin baik jelang pencoblosan 27 Juni 2018.

Tak diketahui motif serta indikator serangan black campaign tersebut.

Serangan kampanye hitam ini digemboskan melalui akun milik MU'amar Elpezet.

Tak sampai di situ, akun ini juga memunculkan dua selebaran dengan memainkan isu untuk menjatuhkan Appi-Cicu.

Baca: Sidang Sengketa Pilwali Makassar, Ketua RT di Panakkukang Saksi Tim Appi-Cicu

Hanya saja serangan kampanye hitam tersebut ditanggapi dengan santai Appi saat menggelar kampanye dialogis di
Keluran Banta-bantaeng dan Buakana, Kecamatan Rappocini, Kamis (8/3/2018).

Appi mengatakan, serangan black campaign yang dialamatkan kepada dirinya, membuktikan jika lawan politik sudah kehabisan akal dalam beradu ide dan gagasan.

"Pilkada Makassar ajang adu ide, gagasan dan program. Bukan ajang menebar fitnah apalagi kebencian di masyarakat," kata Appi menanggapi black campaign yang berseliweran di media sosial.

Halaman
12
Penulis: Alfian
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help