Berburu Babi di Hutan, Warga Asal Segeri Pangkep Tewas Tertembak Senapan Angin

Pukul 19:30 Wita, Herman bersama Andi Baso (40) mengintai babi dari sebuah gubuk.

Berburu Babi di Hutan, Warga Asal Segeri Pangkep Tewas Tertembak Senapan Angin
munjiyah/tribunpangkep.com
Herman alias Lawi (27) asal Desa Benteng, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sulsel, meninggal dunia usai peluru senapan angin bersarang di bagian dadanya. 

TRIBUNPANGKEP.COM, SEGERI - Herman alias Lawi (27) asal Desa Benteng, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sulsel, meninggal dunia usai peluru senapan angin bersarang di bagian dadanya.

Informasi dihimpun TribunPangkep.com, Selasa (6/3/2018), Herman terkena peluru saat berburu babi di malam hari bersama empat rekannya.

Pukul 19:30 Wita, Herman bersama Andi Baso (40) mengintai babi dari sebuah gubuk.

Berselang beberapa menit, tiba-tiba terdengar dari atas gubuk suara letusan senapan angin.

Baca: Ancam Warga Gunakan Senpi, Oknum Polairud Pangkep Dilapor ke Propam

Andi Baso sempat menanyakan kondisi Herman saat terkena tembakan.

Kala itu, Herman sempat merespon pertanyaan yang dilontarkan Andi Baso.

Berselang 10 menit usai kejadian, korban Herman menghembuskan nafas terakhirnya.

Dari hasil pemeriksaan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pangkep, Herman mengalami luka robek pada dada bagian atas dengan ukuran Panjang 1/2 sentimete Lebar 1/2 kedalaman 2 sentimeter.

Baca: Hijrah dari Pangkep ke Makassar, Camat Ini Siap Layani 225 Ribu Jiwa Hingga Malam

Adapun peluru yang bersarang di dada korban merupakan peluru senapan angin kaliber 4.5 sentimeter.

Sementara itu piket gabungan Polres Pangkep bersama Kapolsek Segeri Inspektur Satu (IPTU) Agus Mulyanto, melakukan evakuasi terhadap tempat kejadian tersebut.(*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help