Bejat! Ayah di Mamuju Ini Tega Hamili Anak Kandungnya

Kala itu korban bersama dengan ayahnya hendak ke Kota Palu, Sulawesi Tengah untuk mengambil uang hasil kebun.

Bejat! Ayah di Mamuju Ini Tega Hamili Anak Kandungnya
handover
Korban saat melakukan pemeriksaan di RSUD Kabupaten Mamuju Tengah pada 2 Maret lalu. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Seorang anak di Dusun Batu Papan, Desa Salule'bo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi korban nafsu bejat ayah kandungnya sendiri.

Sebut saja Bunga (17), yang kini telah mengandung bayi dengan usia kandungan tujuh bulan karena disetubuhi oleh ayah kandungnya sendiri berinisal TL (41).

Berdasarkan  keterangan Kasat Reskrim Polres Metro Mamuju, AKP Jamaluddin, kejadian tersebut dilaporkan oleh nenek korban bernama Sappe (56) pada 4 Maret 2018 sekitar pukul 10.00 Wita ke Polsek Topoyo Mamuju Tengah.

Berdasarkan keterangan pelapor, peristiwa terjadi sekitar Agustus 2017. Kala itu korban bersama dengan ayahnya hendak ke Kota Palu, Sulawesi Tengah untuk mengambil uang hasil kebun.

Baca: Begini Proses Hukum Kasus Ayah Tiri Hamili Anak di Unit PPA Polres Bulukumba

Baca: Hamili Remaja 16 Tahun, Pemuda Asal Mamuju Ini Ditahan Polisi, Begini Kisahnya

Tiba di Kota Palu, korban dan tersangka menginap di salah satu penginapan selama enam hari. "Saat di penginapan itulah, tersangka melakukan persetubuhan dengan korban. Pengakuannya setiap ingin disetubuhi sebanyak enam kali, tersangka mengancam korban akan dibunuh," kata Jamaluddin mengulang keterangan pelapor.

Karena meresa takut dibunuh, korban dengan terpaksa meladeni nafsu bejat ayah kandungnya tersebut. Tersangka saat ini berada di Papua. Ia berangkat ke Papua setelah melakukan perbuatannya itu dengan alasan ingin mencari pekerjaan sebagai tukang senso.

Baca: Hamili Pacarnya, Warga Rangas Sulbar Ini Diciduk Polisi

Jamaluddin mengungkapkan, korban baru diketahui hamil pada 2 Maret 2017 lalu setelah pihak keluarga mencurigai kondisi korban yang kian hari perutnya semakin besar.

Dari hasil pemeriksaan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mateng, pada alat vital korban terdapat robekan. Dari hasil USG korban telah mengandung bayi laki-laki.

Sementara ibu korban, mengalami gangguan kejiwaan. Kondisi itu sudah dialami ibu korban sejak empat tahun lalu.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help