Bawaslu Sulsel Minta Penyelenggara Pemilu 'Nakal' Dilapor ke DKPP

Mantan Komisioner KPU Bulukumba itu menambahkan, penyelenggara pemilu harus menjaga marwah penyelenggaraan pemilu.

Bawaslu Sulsel Minta Penyelenggara Pemilu 'Nakal' Dilapor ke DKPP
amiruddin/tribunsidrap.com
Koordinator Divisi Hukum, Penindakan, dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulawesi Selatan (Sulsel), Azry Yusuf 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Koordinator Divisi Hukum, Penindakan, dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulawesi Selatan (Sulsel), Azry Yusuf meminta warga melaporkan oknum penyelenggara pemilu jika ditemukan melakukan pelanggaran kode etik.

Hal tersebut diungkapkan Azry Yusuf, agar Pilkada Sidrap dan Pilgub Sulsel dapat berjalan lancar, tanpa dicederai oknum penyelenggara yang tidak bertanggung jawab.

"Kalau ada oknum penyelenggara yang mencoba melanggar kode etik, laporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) asal buktinya jelas," jelasnya.

Mantan Komisioner KPU Bulukumba itu menambahkan, penyelenggara pemilu harus menjaga marwah penyelenggaraan pemilu.

Baca: Soal Mobil Branding, Ketua Bawaslu Sulsel: Seharusnya Mereka Malu

Baca: Bawaslu Sulsel Ingatkan Panwas Palopo Tak Ceroboh

"Laporkan jika ada bukti dan jangan menggembosi penyelenggara dengan opini yang tidak terbukti," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulsel, Laode Arumahi mengatakan sidang putusan DKKP terkait aduan pasangan Andi Ikhsan Hamid-Resky Jabir (IKRAR) bakal digelar dalam waktu dekat.

Pasangan IKRAR mengadu ke DKPP kerena menganggap KPU Sidrap lalai, sehingga meloloskan berkas pendaftaran Dollah Mando-Mahmud Yusuf (DOAMU).

"Kemungkinan besar pekan depan, putusan DKPP sudah keluar terkait aduan pasangan IKRAR," ujarnya.(*)

Penulis: Amiruddin
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help