Kodim 1404 Pinrang Bantu Pemerintah Serap Gabah Petani Lewat Sergab, Begini Mekanismenya

Hal itu dalam rangka sosialisasi tentang mekanisme Serapan Gabah (Sergab) yang dicanangkan Kodim 1404 Pinrang.

Kodim 1404 Pinrang Bantu Pemerintah Serap Gabah Petani Lewat Sergab, Begini Mekanismenya
hery syahrullah/tribunpinrang.com
Sejumlah pengusaha penggilingan padi dikumpulkan di aula Kodim 1404 Pinrang, Jl Rappang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Senin (5/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, PALETEANG - Sejumlah pengusaha penggilingan padi dikumpulkan di aula Kodim 1404 Pinrang, Jl Rappang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin (5/3/2018).

Hal itu dalam rangka sosialisasi tentang mekanisme Serapan Gabah (Sergab) yang dicanangkan Kodim 1404 Pinrang.

Komandan Kodim (Dandim) 1404 Pinrang, Letkol ARN Lukman Sasono mengatakan, Sergab itu bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat penyerapan gabah petani di Bulog.

"Lewat mekanisme ini, diharapkan ke depan bulog mampu menyerap gabah sesuai dengan target yang ditetapkan," tuturnya.

Baca: Begini Cara Kodim 1404 Pinrang Bantu Pemerintah Serap Gabah Petani

Baca: Petani di Dua Wilayah Penghasil Gabah Bulukumba Belum Garap Sawah, Ini Kendalanya

Lukman menjelaskan, beberapa mekanisme yang dilalui dalam menjalankan program Sergab itu. Di antaranya, Kodim 1404 meminta SPK sesuai potensi panen petani ke pihak Bulog.

Setelah SPK terbit, Kodim mengajukan permohonan peminjaman dana ke BRI. "Dana itulah nanti kami gunakan membeli gabah ke petani," ujarnya.

Gabah yang diperoleh dari hasil pembelian itu, lanjutnya, akan dibawa ke penggilingan untuk dikeringkan. "Setelah kering, pihak pengusaha penggilingan membawanya ke Bulog," paparnya.

"Hasil dari itu nantinya akan dikembalikan ke Kodim, untuk pelunasan pinjaman ke BRI," lanjutnya. Sosialisasi ini juga dihadiri Kansilog Pinrang, Anwar Taufik dan Wakil Ketua Perpadi Pinrang, Wahyu.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help