DPK Bulan Pertama Sulsel Tumbuh Melambat, Begini Penjelasan Bank Indonesia

Kontribusi tertinggi terhadap DPK sebesar 55,91 persen masih berasal dari tabungan.

DPK Bulan Pertama Sulsel Tumbuh Melambat, Begini Penjelasan Bank Indonesia
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Kepala Perwakilan BI Sulsel, Bambang Kusmiarso 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Sulsel tumbuh melambat Awal 2018,

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI), Bambang Kusmiarso menuturkan, DPK secara umum melambat di Sulsel.

Januari 2018 DPK sebesar Rp 85,413 triliun, hanya tumbuh 2,63 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun atau year on year (yoy).

"Pada Desember 2017, DPK sebesar Rp 89,669 triliun dengan pertumbuhan 6,10 persen (yoy)," kata Bambang dalam rilsinya kepada TribunTimur.com, Senin (5/3/2018).

Baca: Bank Indonesia Kaji Penerbitan Mata Uang Digital

Secara rinci, Bambang menjelaskan, kontribusi tertinggi terhadap DPK sebesar 55,91 persen masih berasal dari tabungan.

"Untuk di Sulsel Tabungan sebesar Rp 47,758 triliun. Itu tercatat tumbuh 11,21 persen (yoy)," ucapnya.

Lalu diikuti giro sebesar Rp 11,689 triliun, terkontraksi -3.95 persen dengan share 13,69 persen (yoy).

"Sedangkan Deposito 25,966 triliun terkontraksi cukup dalam -7.63 persen share 30.40 persen," tutur Bambang.(*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help