Diduga Langgar Netralitas, Panwaslu Bulukumba Proses Dua Oknum ASN

Amin menjelaskan, meskipun kedua ASN tersebut melanggar netralitas pemilu sebelum penetapan calon, namun tetap bakal diberikan sanksi.

Diduga Langgar Netralitas, Panwaslu Bulukumba Proses Dua Oknum ASN
FIRKI
Ketua Panwaslu Bulukumba, Andi Muhammad Amin 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Sedikitnya dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah diproses Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

Keduanya diproses lantaran diduga tidak mengikuti aturan netralitas ASN dalam pemilu.

Hal itu disampaikan Ketua Panwaslu Bulukumba, Andi Muhammad Amin, saat ditemui TribunBulukumba.com, beberapa waktu lalu.

"Sekarang sudah ada dua ASN yang telah kami proses. Kami sudah kirim datanya kepada yang punya kewenangan untuk dilakukan tindakan," jelas Amin.

Amin menjelaskan, meskipun kedua ASN tersebut melanggar netralitas pemilu sebelum penetapan calon, namun tetap bakal diberikan sanksi.

Menurut Amin, jika sesuai dengan peraturan, keduanya bakal mendapat sanksi moral.

"Nanti akan mendapat sanksi moral. Dan keduanya tetap kami proses," kata Amin.

Amin mengimbau ASN untuk tidak ikut campur dalam kampanye pemilu.

Ia menegaskan, sanksi yang bakal didapat setelah penetapan calon bakal berbeda dengan sanksi sebelum penetapan.

"Sanksinya lebih berat, yakni penundaan gaji berkala setahun, penundaan kenaikan pangkat setahun, hingga pemecatan," jelas Amin. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved