Kunjungan Wisman di Sulsel Turun 50,74% Secara Tahunan, Ini Kata Disbudpar

Turun sebesar 51,10 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman pada Desember 2017 yang mencapai 1.689 kunjungan.

Kunjungan Wisman di Sulsel Turun 50,74% Secara Tahunan, Ini Kata Disbudpar
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Nursam Salam memaparkan kinerja ekspor impor Sulsel selama 2017 di kantor BPS Sulsel Jl H Bau Makassar, Senin (15/1/2018) Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis data neraca perdagangan Sulawesi Selatan mengalami defisit sebesar US$ 22,42 juta di tahun 2017. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel mencatat, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang melalui pintu Makassar pada Januari 2018 mencapai 826 kunjungan.

Jumlah wisman tersebut turun sebesar 51,10 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman pada Desember 2017 yang mencapai 1.689 kunjungan.

"Sementara itu, jika dibandingkan dengan Januari 2017 maka terjadi penurunan sebesar 50,74 persen dimana jumlah kunjungan Januari 2017 sebesar 1677 kunjungan," kata Nursam Salam, Kepala BPS Sulsel belum lama ini.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Destinasi Pariwisata Disbudpar Sulsel, Yulianus yang dihubungi, Jumat (2/3/2018) menuturkan, trend kunjungan pada bulan Januari sampai April dalam siklus pariwisata biasa dikenal dgn kondisi low seasson (LS).

"Pada saat itu kecenderungan pergerakan wisatawan cendrung statis bahkan menurun. Kondisi ini disebabkan karena semua komunitas dunia asal wisatawan dan industri pariwisata pada posisi sedang merancang perjalanan dan lebif fokus pada upaya produktifitas lain," katanya.

Nah, perjalan bila dilihat trendnya akan naik mulai Juni dan puncakmya sampai Agustus seiring dengan musim libur bebebrapa negara asal wisatawan.

"Musim libur pada Desember sebelum event lovely desember (LD) mengalami low seaosson, setelah hadirnya LD hingga tahun kelima merubah tren. Yang tadinya LS jusru berubah drastis menjadi high seausson (HS)," katanya.

kondisi HS pada Desember 2017 jika dibandingkan dengan Januari 2018 pasti angkanya mengalami penurunan, karena pada Januari 2018 menggambarkan LS. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help