Lawan Order Fiktif, Grab Indonesia Perkenalkan Aplikasi Ini

Manajemen Grab Indonesia perkenalkan program 'Grab Lawan Opik' di Ballroom Phinisi Grand Clarion Hotel Makassar

Lawan Order Fiktif, Grab Indonesia Perkenalkan Aplikasi Ini
TRIBUN TIMUR/HASRUL
Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) menghadiri Gathering Akbar 2018 Grab Makassar di Grand Clarion Hotel, Jl AP Pettarani, Kamis (1/3/2018). Kehadiran Appi disambut hangat ribuan driver grab Makassar yang terdiri atas driver grabcar, grabbike dan grabtaxi yang memenuhi Ballroom Phinisi Grand Clarion. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Manajemen Grab Indonesia perkenalkan program 'Grab Lawan Opik' di Ballroom Phinisi Grand Clarion Hotel Makassar, Jl AP Pettarani, Kamis (1/3/2018).

"Program ini memanfaatkan sistem deteksi risiko dan kecurangan yang dimiliki Grab, dapat mendeteksi berbagai bentuk kecurangan termasuk order fiktif," kata Director of Business Development Grab Indonesia, Bayu Seto.

Sistem pada program tersebut menggunakan algoritma machine learning yang canggih dan terus berekembang untuk mengidentifikasi dan melawan resiko dan ancaman baru yang mungkin timbul.

Ketika peretas dan mitra pengemudi mencoba menipu dengan order fiktif langsung akan teridentifikasi, untuk menangkap pelaku Grab kolaborasi dengan pihak kepolisian.

Baca: Kejati Terima SPDP Tujuh Tersangka Driver Grab Tuyul

Melalui program tersebut, Grab mengajak para mitra pengemudi untuk berpartisipasi memberantas order fiktif dan kecurangan lain dengan melaporkan rincian informasi ke fairplay@grab.com

"Sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif mitra pengemudi, kami menyediakan imbalan bagi pelapor pertama terkait kecurangan yang terbukti merugikan perusahaan," kata Bayu.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sulsel, Ilyas Iskandar mengatakan, Grab merupakan layanan transportasi di Indonesia khususnya Makassar yang taat aturan pemerintah.

"Saya suka ini Grab, taat aturan dan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan, mari ki sama-sama jaga ketentraman di Sulsel, jangan ada gejolak," katanya.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved