Hati-hati Melintas, Dua Titik Jalan Trans Sulawesi di Majene Ini Ancam Keselamatan Pengendara

Di Kelurahan Mosso, badan jalan sudah hampir tertutup full oleh material longsor berupa batu yang terus berjatuhan.

Hati-hati Melintas, Dua Titik Jalan Trans Sulawesi di Majene Ini Ancam Keselamatan Pengendara
nurhadi/tribunsulbar.com
Kondisi jalan trans Sulawesi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) nyaris terputus. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Dua titik Jalan trans Sulawesi di Kabupate Majene, Sulawesi Barar (Sulbar), mengancam keselamatan pengendara.

Dua titik jalan tersebut berada di Desa Palipi Soreang, Kecamatan Banggae dan Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana.

Koordinator lapangan BBPJN Wilayah XIII Makassar, Arsan menuturkan kedua jalan tersebut dalam kondisi rawan dan sementara dalam proses penanganan.

Ia mengungkapkan, jalan yang terletak di Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, kini sudah nyaris terputus akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Majene dan sekitarnya beberapa hari ini.

Sementara di Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, badan jalan sudah hampir tertutup full oleh material longsor berupa batu yang terus berjatuhan.

"Sementara kita terus melakukan upaya penanganan agar kendaraan tetap bisa melintas. Yang di Rangas ini sisa satu meter awalnya hanya roda dua yang dapat melintas, sehingga kita meminjam tanah warga sekitar dua meter digali sebagai jalur alternatif," katanya saat dikonformasi TribunSulbar.com via telepon selularnya, Kamis (1/3/2018).

Baca: Ternyata Kampung Ranga-ranga Pinrang Langganan Longsor, Pemerintah Mana?

Baca: Tanah Longsor Rusak Rumah Warga Desa Datara Jeneponto

"Sementara di Mosso, hingga saat ini material terus bergerak dari tebin jalan, sehingga badan jalan nyaris tertutup full sejak kemarin," tambahnya.

Ia menambahkan, saat ini pimpinannya sudah melakukan koordinasi ke Jakarta untuk datang meninjau kondisi jalan tersebut sehingga bisa dicarikan solusi secepat mungkin.

Mnurutnya hanya ada dua pilihan, relokasi atau jalurnya dipindahkan. "Sejak kemarin kami terus lakukan koordinasi. Kami juga menunggu dana untuk pembersihan karena terus terang dana kami untuk itu sangat terbatas," tuturnya.

Ia mengimbau seluruh pengendara yang hendak melintas di lokasi tersebut, agar berhati-hati karena rawan dan mengancam keselamatan.

Saat ini petugas kepolisian setempat terus berjaga di lokasi longsor untuk memberlakukan sistem buka tutup jalan.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved