Ketua KNPI Luwu Timur Minta Guru Aktif Periksa Barang Bawaan Siswa, Ini Tujuannya

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Luwu Timur meminta kepala sekolah dan guru aktif memeriksa barang bawaan siswa di sekolah.

Ketua KNPI Luwu Timur Minta Guru Aktif Periksa Barang Bawaan Siswa, Ini Tujuannya
ivan/tribunlutim.com
Ketua KNPI Luwu Timur, Ilhamuddin Alkadri 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Luwu Timur meminta kepala sekolah dan guru aktif memeriksa barang bawaan siswa di sekolah.

Itu disampaikan Ketua KNPI Luwu Timur, Ilhamuddin Alkadri kepada TribunLutim.com, Rabu (28/2/2018).

Menurutnya, cara tersebut untuk mencegah benda berbahaya atau obat terlarang masuk ke sekolah.

Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Luwu Timur sudah meringkus delapan pelajar SMA, Selasa (27/2/2018).

Baca: Ini Usulan Prioritas Pembangunan Warga Wasuponda Luwu Timur Tahun Ini

Pelajar tersebut terlibat peredaran pil Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol (PCC) di sekolahnya.

"Sebaiknya rutin diperiksa tas siswa. Jangan sampai ada barang berbahaya atau obat terlarang yang masuk ke sekolah," kata Ile sapaan Ilhamuddin.

Ia menyarankan pihak sekolah agar rutin mengedukasi peserta didik perihal bahaya penyalahgunaan obat terlarang dan menjaga pergaulan.

"Sebab siswa ini generasi muda penerus bangsa, jangan sampai rusak karena obat terlarang," ucapnya.

PCC termasuk obat keras. Penyalahgunaan PCC menimbulkan risiko overdosis, kejang, halusinasi, hilang kesadaran, depresi, merusak sistem saraf, serta kematian.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved