Denny Siregar: Micin Cyber Army, Bukan Muslim. Terima Kasih Pak Polisi dan Jenderal Tito

Terungkap juga jika organisasi ini memiliki struktur. Bahkan ada adminnya yang berada di luar negeri.

Denny Siregar: Micin Cyber Army, Bukan Muslim. Terima Kasih Pak Polisi dan Jenderal Tito
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, KSAD Jenderal Mulyono, dan KSAL Laksamana Ade Supandi di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (20/12/2017). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengungkap sindikat penyebar hoax yang tergabung dalam grup Family Muslim Cyber Army (MCA).

Terungkap juga jika organisasi ini memiliki struktur. Bahkan ada adminnya yang berada di luar negeri. 

Tujuannya menyebar hoax untuk mendapat keuntungan dan memecah belah persatuan. Selain itu, kelompok ini juga menyebar virus.

Baca: Terakhir Hari Ini! Cara Registrasi Ulang Kartu Telkomsel, XL, Indosat, & Tri. Jangan Sampai Diblokir

Baca: https://rekrutmen.bpjsketenagakerjaan.go.id - Lowongan Kerja BPJS Ketenagakerjaan, Banyak Diterima

Baca: Foto-Foto Gantengnya Briptu Joddy Adhi Nugraha, Calon Suami Polwan Bom Panci Bripda Ismi Aisyah

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Mohammad Iqbal mengatakan, isu provokatif yang disebarkan kelompok The Family Muslim Cyber Army (MCA) tak hanya soal diskriminasi SARA, tapi juga soal isu penganiayaan ulama.

Belakangan, isu tersebut merebak di media sosial dan kebanyakan kabar yang disebar adalah hoaks atau berita bohong.

"Upaya-upaya provokasi itu seperti menyampaikan isu-isu yang negatif tentang PKI, juga tentang penganiyaan ulama," ujar Iqbal di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Di samping itu, para pelaku juga menyebarkan ujaran kebencian terhadap presiden dan beberapa tokoh negara.

Halaman
1234
Penulis: Mansur AM
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help